Kondisi kendaraan beserta pengemudi mobil sesaat setelah mengalami kecelakaan tunggal (Foto : Istimewa)
Kondisi kendaraan beserta pengemudi mobil sesaat setelah mengalami kecelakaan tunggal (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (6/8/2020). Dalam kecelakaan tersebut, seorang pengemudi mobil yang diketahui bernama Budiman warga Kepanjen Permai, Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dikabarkan meninggal dunia.

”Korban mengalami luka pada bagian dada serta kepala, dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Wava Husada, Kepanjen,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Kamis (6/8/2020) malam.

Baca Juga : Sepi Penumpang, Becak pun Kini Jadi Tempat Tinggal

Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) peristiwa nahas yang dialami pria 65 tahun itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Semula mobil Toyota Kijang Inova nopol N-1432-DV yang dikendarai korban melintas dari arah barat dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan korban tiba-tiba oleng ke sebelah kanan jalan dan terperosok ke dalam jurang yang ada disekitar lokasi kejadian. ”Jalan di lokasi kejadian memang agak menikung ke kanan, diduga kuat korban tidak dapat menguasai kemudi dan rem sehingga menyebabkan terperosok kedalam jurang yang ada disebelah kanan jalan,” terang Agus.

Mengetahui kejadian ini, warga setempat beserta pengguna jalan bergegas menyelamatkan korban. Namun, dalamnya jurang membuat warga yang hendak menolong kesulitan.

Khawatir jika kondisi terburuk menimpa korban, warga yang mengetahui jika pria 65 tahun itu terkapar tak berdaya di dalam mobil bergegas meminta bantuan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan anggota Unit Laka Lantas Polres Malang dikerahkan ke lokasi kejadian. ”Dari keterangan para saksi, kejadian kecelakaan ini murni karena faktor out of control. Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal,” tegas Agus.

Baca Juga : Nyangkut di Pohon Berjam-jam, Atlet Paralayang di Tulungagung Berhasil Dievakuasi

Statement tersebut, dikuatkan dengan hasil olah TKP dan pendalaman polisi. Di mana, pada saat kejadian mobil dalam keadaan normal dan layak jalan. Selain itu cuaca yang tidak hujan serta kondisi jalan yang dilalui juga dalam keadaan baik, membuat polisi berkesimpulan jika kejadian ini murni karena faktor kurang kehati-hatian sang pengemudi.

”Guna kepentingan penyidikan, mobil milik korban sudah kami amankan. Sedangkan korban yang meninggal dunia di rumah sakit sudah diurus oleh keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya.