Jonathan Bauman saat melakukan latihan bersama Arema FC (official Arema FC)
Jonathan Bauman saat melakukan latihan bersama Arema FC (official Arema FC)

MALANGTIMES - Mario Gomez yang pamit meninggalkan kursi pelatih Arema FC disusul oleh Marcos Gonzales (pelatih fisik) dan Jonathan Bauman (striker). Keduanya ikut menyusul tidak melanjutkan kerjasama karena tidak sepakat dengan aturan yang dikeluarkan oleh PSSI perihal rekontrak.

Jelang bertambahnya usia Arema yang ke-33, tim berjuluk Singo Edan ini diterpa permasalahan yakni dari pemain dan pelatih asing yang memilih mundur akibat tidak sepakat dengan aturan yang dikeluarkan oleh PSSI tentang lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dalam kondisi luar biasa.

Baca Juga : Latihan Perdana Arema Terancam Tak Full Team

Didalamnya ada sebuah kebijakan bahwa semua klub peserta Liga 1 2020 bisa rekontrak dengan skuatnya dengan catatan kontrak baru adalah 50 persen dari kesepakatan awal kontrak di awal musim.

Namun nampaknya agen dari Mario Gomez dan Marcos Gonzales tidak sepakat dengan kebijakan tersebut dan memilih untuk mundur dari tim Arema FC. Sementara Jonathan Bauman belum memberikan respon terkait kelanjutannya di Singo Edan.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan bahwa Marcos Gonzales sudah pasti mengikuti jejak Mario Gomez karena satu atap yakni memiliki agen yang sama.

"Jum'at kemarin Marcos juga ketemu sekretaris tim, dia memberikan kunci rumah. Dari semua agen itu, yang tidak sependapat rumus dari federasi itu agen dari Gomez dan Marcos," ujar Ruddy.

"Agennya Bauman juga. Kalau agen kan pastinya disuruh oleh kliennya. Jadi garis kesimpulannya, yang mungkin enggak berlanjut adalah Mario Gomez, Marcos, dan Bauman," imbuh Ruddy.

Baca Juga : Rapid Test Kloter Kedua, Skuad Arema FC Non-Reaktif

Kini, Arema FC hanya tinggal menunggu kepastian dari Elias Alderete yang nantinya melalui agennya akan melakukan pembahasan rekontrak dengan manajemen Singo Edan. Sementara Matias Malvino dan Oh In-Kyun sudah tidak sabar kembali ke Malang dan hanya tinggal menunggu keputusan pemerintah tentang aturan warga asing yang ke Indonesia.

Sementara, kendali tim dipegang oleh Charis Yulianto, Kuncoro dan Singgih Pitono untuk menyiapkan tim sebelum turun di lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang dimulai 1 Oktober mendatang.