Suasana Rakor penanganan Covid-19 di Kota Malang bersama Kepala Puskesmas, Direktur RSUD, camat dan lurah di Balai Kota Malang, Senin (27/7). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Suasana Rakor penanganan Covid-19 di Kota Malang bersama Kepala Puskesmas, Direktur RSUD, camat dan lurah di Balai Kota Malang, Senin (27/7). (Foto: Humas Pemkot Malang)

MALANGTIMES - Seiring dengan jumlah kasus baru positif Covid-19 di Kota Malang yang melonjak tinggi, tak dibarengi dengan penambahan pasien sembuh.

Dalam tiga hari terakhir ini sejak Jumat (24/7/2020) hingga Minggu (26/7/2020) kemarin Kota Malang mencatat penambahan kasus baru totalnya 109. Namun, jumlah pasien yang sembuh hanya tercatat sebanyak 35 dari total tiga hari terakhir.

Baca Juga : Tambah 3 Pasien Sembuh di Kota Batu, Menyisakan 19 Pasien Konfirm Covid-19 Dirawat

Dalam hal ini Wali Kota Malang Sutiaji menyoroti angka pasien sembuh yang terlampau sangat minim. Namun, ternyata jumlah ini bukanlah jumlah yang sebenarnya sebab ada data pasien yang telah sembuh tidak masuk dalam sistem pendataan pusat.

Padahal ada sebanyak 171 warga Kota Malang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dan jumlah tersebut belum masuk pelaporan dalam pendataan pemerintah pusat.

"Saya hadirkan seluruh kepala puskesmas, Direktur RSUD termasuk penanggung jawab safe house, bahwa kemarin ada keliru pelaporan. Tingkat kesembuhan kita sebetulnya kalo kita hitung itu ada 62 persen. Jadi ada 171 yang tidak dilaporkan kesembuhannya," ujarnya ditemui usai menggelar Rakor dengan seluruh camat, lurah dan Kepala Puskesmas di Balai Kota Malang, Senin (27/7/2020).

Kekeliruan tersebut dijelaskan Sutiaji, karena pelaporan yang seharusnya dikirim maksimal pukul 08.00 namun data baru dimasukkan pada pukul 16.00. Hal ini menjadikan, pendataan dari pusat tidak menampilkan data pasien sembuh di Kota Malang sejumlah 171 itu.

"Jadi update itu dulu dilaporkannya sekarang kan jam 8 pagi, itu sudah harus masuk datanya. Nah semua data di tim pelaporan Dinas Kesehatan itu kemarin tertinggal karena baru dikirimkan jam 4 sore lebih, dikira itu masuk (ke pusat) ternyata ndak," jelasnya.

Hal tersebut, menurut Sutiaji juga telah ada pedomannya. Sehingga saat ini jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kota Malang harusnya tercatat sebanyak 343 orang.

"Jadi pelaporan di luar itu (di atas jam 8 pagi) data akan masuk besoknya. Termasuk hari ini, 171 sembuh itu, bisa masuk data hari ini dan besok. Dari total terkonfirmasi positif saat ini sekarang pasien sembuh totalnya 343 harusnya," terangnya.

Baca Juga : Bertambah Lagi 30 Kasus Baru, Total Positif Covid-19 di Kota Malang Tembus 553 Orang

Karenanya, ia meminta berkaitan dengan pelaporan itu petugas kesehatan dari Puskesmas, hingga kelurahan dan kecamatan di Kota Malang bisa maksimal melakukan pemantauan. Paling tidak hal itu dimaksimalkan dalam seminggu ke depan ini.

"Insya Allah (minggu depan) data kami sudah bisa dishare semua. Pak Lurah juga bisa memantau, Babinsa juga bisa nanti," tandasnya.

Untuk diketahui, total kasus positif Covid-19 di Kota Malang saat ini menembus angka 553 orang. Pasien yang meninggal sebanyak 43, pasien sembuh ada 172 dan yang masih dirawat sebanyak 338.

Sementara itu, kategori PDP di Kota Malang hingga hari ini tercatat sebanyak 603 orang. Dengan rincian 61 dinyatakan meninggal dunia, 255 orang selesai masa perawatan, dan 287 orang dalam masa perawatan.