Salah satu pertunjukan di Sendratari, Lapangan Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu tahun lalu (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Salah satu pertunjukan di Sendratari, Lapangan Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu tahun lalu (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sudah empat bulan lamanya Kota Batu sepi dari seni pertunjukan lantaran pandemi Covid-19. Kabar bahagianya Dinas Pariwisata Kota Batu akan memperbolehkan para seniman kembali naik panggung pada bulan Agustus mendatang. 

Bagi yang akan menggelar pertunjukan, Dinas Pariwisata akan memfasilitasi para seniman selama masa pandemi Covid-19. Karena itu Dinas Pariwisata Kota Batu ingin adanya komunikasi dengan pelaku seni di Kota Batu.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

“Setiap akan ada kegiatan, pelaku harus memberikan informasi dulu kepada Dinas Pariwisata Kota Batu. Terutama pada pertunjukan yang akan menarik pengunjung banyak,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq. 

Ia menambahkan, jika ada pertunjukan tentunya Dinas Pariwisata akan memberikan verifikasi kesiapan rencana pagelaran seni kebudayaan tersebut. Karena itu pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan seniman dan budayawan di Kota Batu. 

“Dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan seniman dan budayawan seluruh Kota Batu,” imbuhnya. Sedangkan sebelumnya Dinas Pariwisata juga telah melakukan simulasi menggelar kesenian reog dari Sanggar Satwika Tungga Wisti, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. 

Dalam pertunjukan itu mereka yang datang menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Baca Juga : Baju Kedodoran Ala Billie Eilish: Tak Ada yang Intip Lekuk Tubuh Saya

“Karena ke depan setiap ada pertunjukan di Kota Batu tetap disiplin dalam protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan Covid-19,” ujar pria yang juga Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu.

Menurutnya dengan diperbolehkannya menggelar pertunjukan agar roda perekonomian bagi para seniman bisa kembali berjalan. Mengingat sudah beberapa bulan lamanya seniman di Kota Batu tidak bisa menunjukkan karyanya di hadapan pengunjung.