Soroti Rencana Workshop Dokter Tim di Liga 1, Dokter Arema: Lebih Baik Digelar Online

Jul 25, 2020 08:36
Pemain Arema FC saat menjalani rapid test kloter pertama. (official Arema FC)
Pemain Arema FC saat menjalani rapid test kloter pertama. (official Arema FC)

MALANGTIMES - Protokol kesehatan di setiap klub Liga 1 2020 bakal disamaratakan. Karena itu, PSSI berencana menggelar workshop dokter tim untuk persiapan menuju kembalinya kompetisi tertinggi di tanah air pada Oktober mendatang.

Namun, dokter tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi punya pandangan lain. Dia menyebut workshop bisa dilakukan secara online untuk menjaga keselamatan bersama semua stakeholder kesehatan di lingkup sepak bola. "Lebih praktis dan aman, bisa menggunakan webinar atau workshop online," ujar dia kepada media ini, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga : Porprov Jatim Ditunda 2022, KONI Kota Malang: Bagus untuk Menjaga Kualitas

Mantan dokter Timnas Indonesia itu menyatakan, pihaknya tidak ada persiapan khusus untuk rencana workshop tim dokter klub peserta Liga 1 2020 tersebut. Bahkan Nanang mengaku belum mendapatkan informasi lanjutan terkait rencana tersebut. "Belum ada info lebih lanjut. Dan kami tidak ada persiapan khusus (karena) teknis juga belum tahu," ucapnya.

Saat ini, dokter maupun tenaga medis lainnya adalah salah satu pihak yang paling mendapat perhatian. Ya, hal tersebut tak lain karena wabah covid-19 yang bisa menyebar ke semua orang. Di klub sepak bola, dokter tim juga berperan sebagai garda terdepan agar pemain dan elemen lain terhindar dari penyebaran wabah tersebut.

Lanjutan Liga 1 2020 sendiri akan kembali digelar Oktober mendatang. Sehingga semua klub harus mempersiapkan timnya, mulai dari kesehatan, mental, hingga cara bermain.

Dalam persiapan itu, Arema FC sendiri sudah melakukan rapid test kloter pertama untuk mendeteksi gejala virus di skuat Singo Edan. Yang ikut rapid test mulai pemain, pelatih, manajemen, hingga karyawan. Nantinya akan ada rapid test kloter kedua bagi yang belum melakukan.

Baca Juga : 7 Pemain Diperkirakan Absen di Latihan Perdana Arema FC, 2 Diantaranya Pemain Asing

Nanang Tri Wahyudi pun menyebut, rapid test nantinya juga akan berkala dilakukan.  Rapid test tidak bisa dilakukan hanya satu kali, melainkan secara bertahap dalam tempo waktu 14 hari. "Nanti, rapid test akan dilakukan secara berkala sesuai dengan aturan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB)," pungkasnya. 

 

Topik
Berita MalangRapid test pemain aremaManajemen Arema FCkompetisi Liga 1 2020
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru