Hafi Lutfi, kepala Dishub Kabupaten Malang (paling kanan), saat melihat proses fogging gratis kendaraan yang akan uji kir (Foto : Nana / MalangTIMES)
Hafi Lutfi, kepala Dishub Kabupaten Malang (paling kanan), saat melihat proses fogging gratis kendaraan yang akan uji kir (Foto : Nana / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pandemi covid-19 membuat berbagai target yang telah ditetapkan di tubuh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang tahun 2020 harus dirasionalisasi. Tak terkecuali di tubuh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang.

Rasionalisasi di OPD yang dipimpin Hafi Lutfi ini terjadi pada target retribusi uji kendaraan bermotor. Target semula yang ditetapkan sebesar Rp 3,8 miliar menjadi Rp 1,9 miliar.

Baca Juga : Terbentur Aturan, Pemkot Batu Batalkan 9 Proyek, Semester Satu Selesaikan 18 Paket Lelang

 

"Ya ada rasionalisasi di target retribusi uji kir. Tapi secara prospek tahun ini kita optimistis bisa Rp 3 miliar," ucapnya di sela-sela kegiatan fogging gratis kendaraan yang akan uji kir, Jumat (24/7/2020).

Adanya rasionalisasi itu membuat perkiraan pendapatan retribusi uji kir turun dibandingkan tahun 2019 lalu. Tahun lalu Dishub Kabupaten Malang mendulang pendapatan dari uji kir sebesar Rp 3,4 miliar atau 102 persen dari target yang ditetapkan.

Melihat prospek retribusi uji kir sebesar Rp 3 miliar dengan target yang telah dirasionalisasi senilai Rp 1,9 miliar, Lutfi optimistis tahun 2020 bisa kembali melampauinya.

Mantan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang ini melanjutkan, rasionalisasi retribusi uji kir dikarenakan beberapa hal. Misalnya, di awal memasuki masa transisi new normal, operasional kantor mempergunakan sistem buka tutup.

"Selain hal itu, mungkin banyak pemilik armada yang terkena imbas covid-19. Armadanya tak beroperasi atau sepi," ujarnya sambil menambahkan, pihaknya tetap mengimbau para pemilik armada untuk melakukan uji kir sebagai kewajibannya.

"Kami tetap imbau mereka untuk melakukan uji kir. Apalagi dengan adanya program fogging gratis bagi kendaraan yang uji kir saat ini," imbuh Lutfi.

Baca Juga : Ratusan WP Tunggak Pajak Reklame, Potensi Sampai Rp 1,56 Miliar

 

Disinggung terkait peran aktif Dishub Kabupaten Malang dalam pencegahan covid-19, Lutfi membeberkan berbagai langkah yang telah dijalankannya selama ini.

Selain pembagian masker, face shield, pembuatan sarana prasarana cuci tangan, chamber, tanda atau marka phsyical distancing di jalan raya dan traffic sound, Dishub Kabupaten Malang berencana akan terus melakukan berbagai inovasi lainnya untuk ikut bersama-sama melakukan pencegahan covid-19.

"Terus kami lakukan dan masih ada inovasi lain nantinya di lingkup kami. Ini karena kami belum tahu sampai kapan pandemi covid-19 berakhir," tandasnya.