Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Zubaidah saat resmikan Aula SD Kartika IV-1 Malang. (Foto: istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Zubaidah saat resmikan Aula SD Kartika IV-1 Malang. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang terus berupaya maksimal memberikan perhatian seimbang antara sekolah negeri maupun sekolah swasta. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang, Zubaidah saat meresmikan aula atau ruang serbaguna SD Kartika IV-1 Malang belum lama ini.

Baca Juga : Pengamat Pendidikan Khawatir Guru Penggerak Lahirkan Orang Klaim Diri Paling Pancasilais

Bentuk perhatian Disdikbud kepada sekolah swasta di antaranya berupa pemberian hibah pada satuan pendidikan swasta serta penyaluran bantuan sarana prasarana baik itu bentuk bangunan, rehab gedung, pengadaan ruang kelas baru, komputer, laptop, meja dan kursi. Termasuk pembangunan aula di SD Kartika IV-1 tersebut.

"Pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal dan pemenuhan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan, demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, generasi yang bermartabat, generasi yang berkarakter dan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang inovatif, kreatif. Tentunya peningkatan kesejahteraan dari waktu ke waktu menyesuaikan kemampuan yang ada," tutur Zubaidah.

Kepala SD Kartika IV-1 Malang, Agus Suharjanta pun menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Disdikbud yang senantiasa memberikan perhatian dan bantuan baik sarana prasarana maupun motivasi tiada henti terhadap sekolah yang dipimpinnya.

"Semoga dengan segala bentuk perhatian dan juga bantuan dari pihak-pihak terkait, SD Kartika IV-1 Malang semakin lebih baik dari waktu ke waktu," ucapnya.

Untuk yang diketahui, 47% dana APBD yang diterima Disdikbud tahun 2020 diberikan kepada sekolah swasta. Beberapa waktu yang lalu, Bantuan Dana Operasional (Bosda) senilai Rp35.683.880.000 untuk sekolah swasta juga sudah disalurkan dan dicairkan. Penerima bantuan dana Bosda hibah tahun 2020 sejumlah 87 yayasan yang menaungi SD-SMP se-Kota Malang dengan kurang lebih 217 satuan pendidikan.

Baca Juga : Kemendikbud: Jika Masih Ada Siswa Tak Dapat Sekolah, Kepala Dinas Wajib Mencarikan

Berdasarkan rekap dana hibah tersebut untuk umum mendapatkan Bosda senilai Rp17.057.040.000 yang dibagi ke 95 lembaga pendidikan Nahdatul Ulama senilai Rp9.448.140.000 yang dibagi ke 68 lembaga pendidikan. Muhammadiyah senilai Rp2.574.000.000 dibagi ke15 lembaga pendidikan. Katholik senilai Rp5.012.580.000 dibagi ke 24 lembaga pendidikan dan Kristen Rp1.584.180.000 yang dibagi ke 15 lembaga pendidikan.