Wali Kota Malang Sutiaji bersama Ketua TP PKK Kota Malang Widayati  saat meninjau lokasi penanaman herbal.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Ketua TP PKK Kota Malang Widayati saat meninjau lokasi penanaman herbal.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji saat ini ingin lebih menguatkan gerakan Malang Herbal. Artinya, di setiap sudut Kota Malang terdapat tanaman herbal yang mempunyai manfaat sangat besar untuk kesehatan dan daya tahan atau imun manusia. Apalagi sekarang tengah pandemi covid-19 yang salah satunya dicegah dengan imun kuat.

Untuk mewujudkan gerakan Malang Herbal, Pemkot Malang secara masif mendorong setiap kelurahan hingga lingkup RT-RW menanam tanaman herbal. Saat ini memang masih sekitar 15 titik yang gencar melakukan penanaman tanaman herbal. Salah satunya di kawasan Jalan Danau Kerinci 7 RT 4 RW 7 Lesanpuro.

Baca Juga : Menangani Jerawat Batu Tak Boleh Sembarangan, Baca Tips Ini

Untuk gerakan Malang Herbal itu, lokasi penanaman bisa saja memanfaatkan lokasi-lokasi lahan kosong. Baik itu memanfaatkan fasum (fasilitas umum) ataupun memanfaatkan wadah-wadah kecil seperti kantong polybag.

"Per kelurahan harus ada gerakan penanaman tanaman  herbal. Saat ini kita memang kerja sama dengan salah satu brand untuk penanaman jahe merah," ucap Sutiaji.

Nantinya, bukan hanya  jahe merah. Tanaman herbal lain, seperti sirih dan temulawak, juga digalakkan. Intinya, menurut  Sutiaji, tanaman yang mempunyai manfaat besar bagi kesehatan dan membunuh virus.

"Masyarakat saat ini bisa lebih sadar dan insya Allah saat ini apa pun yang namanya virus, akan tertahan oleh itu (tanaman herbal). Selain itu, harus hidup bersih dan mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Selain penanaman herbal, Sutiaji juga mengimbau agar kelurahan-kelurahan secara masif melakukan urban farming dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitarnya. Apalagi, seperti diketahui juga, saat ini perekonomian tengah terdampak karena adanya pandemi covid.

Baca Juga : Wali Kota Malang Panggil Pimpinan BRI Kanwil Malang Terkait Covid-19

"Dengan adanya kondisi yang tak normal ini, sebenarnya kita ditantang untuk bisa memaksimalkan potensi alam, potensi lingkungan dan manusia, untuk diberdayakan lagi. Ya salah satunya pembiasaan penanaman rempah hingga kegiatan lainnya yang memang memberi manfaat," ujar wali kota.

Mendorong gerakan Malang Herbal,  Pemkot Malang juga akan berupaya memberikan bantuan anggaran agar dalam pelaksanaannya bisa maksimal. "Insya Allah kami realokasi anggaran berkaitan dengan dana kelurahan akan kami kuatkan. Dan alhamdulillah di 57 kelurahan kalau urban farming bagus dan 15 titik yang berkaitan tentang rempah, akan kami perluas," pungkas Sutiaji.