Salah satu anggota Tagana Kota Batu melakukan menyemprotan di vihara Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Jumat (10/7/2020). (Foto: istimewa)
Salah satu anggota Tagana Kota Batu melakukan menyemprotan di vihara Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Jumat (10/7/2020). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Penyemprotan disinfektan terus dilakukan sejumlah pihak di Kota Batu mengingat pasien konfirm positif covid-19 terus bertambah. Kali ini Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batu yang menyemprotkan disinfektan dengan menyasar fasilitas umum (fasum)  di Kota Batu.

Terlihat pada Jumat (10/7/2020), 15 anggota Tagana diterjunkan untuk menyemprot disinfektan. Yakni di tempat ibadah vihara, gereja, sekolah, dan kantor desa di Kecamatan Junrejo.

Baca Juga : Pemkot Malang Pastikan Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 Pegawai BRI

"Kami fokuskan di tempat umum karena memang banyak dikunjungi orang. Sehingga perlu dilakukan penyemprotan disinfektan," ucap Koordinator Tagana Kota Batu Simon Purwo Ali.

Mereka yang menyemprot itu tentunya dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Kurang lebih cairan disinfektan yang dihabiskan 1.000 liter.

Simon menambahkan, pada Jumat memang dilakukan penyemprotan secara serentak di Jawa Timur. Itu merupakan gerakan peduli kebersihan fasum dan kegiatan peduli pelayanan kesejahteraan sosial menuju bebas covid-19.

"Hari ini (Jumat) seluruh Tagana seluruh Jawa Timur serentak melakukan penyemprotan. Dan Tagana Kota Batu fokus di Kecamatan Junrejo," tambahnya.

Baca Juga : 7 Petinggi BRI Malang Positif Covid-19, BI: Uang Dikarantina sebelum Diedarkan

Selain itu, penyemprotan disinfektan ini untuk menjaga sterilisasi fasilitas  umum dan tempat pelayanan publik sebagai salah satu upaya pencegahan covid-19.