Wali Kota Malang Sutiaji (baju oranye) saat meninjau kawasan BRI Kanwil Malang, Kamis (9/7). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (baju oranye) saat meninjau kawasan BRI Kanwil Malang, Kamis (9/7). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Tersebarnya informasi puluhan karyawan BRI Kanwil Malang terjangkit covid-19  masih jadi perbincangan. 

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah mengungkapkan hasil swab bahwa dari 200 karyawan BRI Kanwil Malang, tercatat ada 7 pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19.  Hal itu pun dipastikan bahwa yang terjangkit bukanlah pegawai bagian pelayanan yang biasa bersentuhan dengan nasabah BRI.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan sampai saat ini tidak ada penambahan pasien positif Covid-19 baru dari BRI Kanwil Malang. Memang ada tambahan 25-30 orang yang hasil swab-nya telah keluar. Semuanya dipastikan negatif.

"Masih tetap sama seperti kemarin (tidak ada penambahan kasus positif dari pegawai BRI Kanwil Malang). Hari ini swab ada yang keluar, ada 25 sampai 30-an. Negatif semuanya," ungkapnya saat meninjau pelayanan di BRI Kanwil Malang, Kamis (9/7/2020).

Berkaitan dengan hal itu, gedung utama BRI Malang ditutup untuk sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan setidaknya selama 10 hari. Setelah itu, tim Satgas Covid-19 Kota Malang akan melakukan evaluasi dan pengecekan ulang apakah area gedung yang ditempati  pasien terkonfirmasi positif covid-19 itu sudah layak untuk kembali digunakan atau belum.

"Ini masih akan dipantau lagi. Teorinya memang setidaknya ditutup selama 10 hari. Mudah-mudahan minggu depan, Senin saya akan cek lagi dengan Dinas Kesehatan di lapangan itu," kata Sutiaji.

Ke depan pemkot akan membentuk satgas khusus untuk industri jasa keuangan lainnya. Tim satgas ini kiranya yang akan meninjau dan memantau pergerakan di perbankan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

"Satgas kami nanti buat. Timnya dari BI dan OJK. Tidak hanya untuk perbankan. Kami kerja sama itu nanti. Ini juga untuk industri jasa keuangan lainnya," tandasnya.

Diketahui, dalam tinjauannya kali ini, Sutiaji juga melihat sistem pelayanan di area gedung samping yang terpisah dari gedung utama BRI Malang. Dalam hal ini semuanya sudah dipastikan memenuhi protokol kesehatan. Misalnya, semua karyawan pelayanan yang menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan memakai masker, face shield, dan sarung tangan. Kemudian disediakan alat cuci tangan di beberapa titik area, pemeriksaan suhu menggunakan thermo gun, hingga hand sanitizer.