Dokter Umar Usman bersama Gus Ali Murtadlo pada agenda internal DPC PKB Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)
Dokter Umar Usman bersama Gus Ali Murtadlo pada agenda internal DPC PKB Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Pertarungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 semakin memanas seiring dikabarkannya PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) akan mengusung kader internal untuk mendampingi Umar Usman sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Malang di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh media online ini, nama kader internal yang akan diusung dan dikabarkan akan mendampingi Umar ialah Ali Murtadlo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKB di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Usung Calon Sendiri, Golkar Optimistis Bisa Gandeng Gerindra, PKB dan Demokrat

Ali Murtadlo atau yang akrab disapa Gus Murtadlo menuturkan bahwa dirinya juga sempat kaget dengan namanya yang muncul ke permukaan untuk mendampingi Umar sebagai Bacawabup di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Tetapi jika memang itu benar adanya, dirinya akan mematuhi apapun keputusan dari pimpinan. 

"Ini mengagetkan bagi saya, tapi bagaimanapun nanti itu tergantung keputusan DPP. Saya kan cuma anggota Fraksi PKB. Saya sami'na wa'atho'na pada pimpinan," tuturnya ketika dikonfirmasi oleh MalangTimes, Kamis (9/7/2020). 

Gus Murtadlo juga mengatakan, bahwa dirinya mengaku siap ditempatkan dimanapun sesuai arahan, instruksi dan keputusan dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PKB. 

"Kalau Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB memilih saya sebagai Cawabup saya selalu siap. Saya nurut perintah dan siap ditempatkan di manapun sama pimpinan," tandasnya. 

Pasalnya PKB dengan jumlah 12 kursi di DPRD Kabupaten Malang bisa mengusung Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang sendiri tanpa koalisi di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Karena sesuai aturan dari KPU bahwa partai politik dapat mengusung pasangan calon sendiri jika memenuhi kuota 20 persen dari total kursi di parlemen.

Rekomendasi dari DPP PKB dikabarkan juga akan turun dalam waktu dekat. Hal ini disusul menjelang berakhirnya surat tugas dari DPP PKB pada hari Jumat (10/7/2020) yang diberikan kepada Umar beberapa waktu lalu. 

"Besok tanggal 10 itu batas akhir surat tugas yang diberikan DPP pada dokter Umar selaku Bacabup dari PKB," ujar Gus Murtadlo.

Baca Juga : Rachmawati Soekarnoputri Menang Gugatan Soal Aturan Pilpres 2019, MA Disorot Soal Timing

Gus Murtadlo mengatakan, bahwa hingga sampai saat ini DPC PKB telah menyatakan kesiapannya untuk berjuang dalam mengawal kemenangan Umar di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Dirinya juga telah sangat yakin dapat menang mutlak di kontestasi Pilkada Kabupaten Malang 2020.

"Kalau DPC sudah siap, kemarin sudah rapat bersama-sama dengan dr. Umar satukan tekat untuk memberi kemenangan pada dr. Umar. Kami yakin akan menang mutlak nanti," ujarnya.

Gus Murtadlo menambahkan, bahwa terkait surat perpanjangan tugas maupun surat rekomendasi nantinya terdapat di Umar ataupun Ali Ahmad selaku Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Terkait turunnya kapan, dimungkinkan besok (10/7/2020) sudah turun.

"Surat ada di dr. Umar atau Ketua DPC Gus Ali Ahmad. Bisa jadi besok turun," pungkasnya. 

Sebelumnya dikabarkan PKB telah menjalin komunikasi dengan partai politik di parlemen dan non-parlemen untuk mengusung Bakal Calon Bupati Malang. Tetapi jika DPP PKB nantinya mengeluarkan surat rekomendasi yang menyatakan terdapat nama kader internal yang mendampingi Umar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati, hal itu akan membuat tensi dan tingkat lobi antar partai politik meningkat.