Presiden Joko Widodo (Foto:   Warta Ekonomi)
Presiden Joko Widodo (Foto: Warta Ekonomi)

MALANGTIMES - Aksi marah-marah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya hingga kini masih menjadi sorotan. Bahkan diaksi itu Jokowi mengancam akan melakukan reshuffle kabinet.  

Jokowi menganggap jika para menterinya kurang bekerja maksimal terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.  

Baca Juga : BLT Dana Desa Diperpanjang Tiga Bulan, Nilainya Susut dari Rp 600 Ribu Tinggal Separo 

 

Terkait insiden tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Pratikno mengungkap pemicu Jokowi marah saat sidang kabinet pada 18 Juni 2020 lalu.  

Pratikno mengungkapkan, jika Jokowi meluapkan kemarahan itu karena para menteri yang sudah diperingatkan sejak Februari lalu untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan dan dampak ekonomi wabah Covid-19.  

"Pak Presiden sejak Februari meminta fokus bagaimana permasalahan kesehatan bisa diselesaikan dengan cepat, dan ekonomi bisa dimitigasi agar tak berdampak signifikan," ujar Pratikno Senin (6/7/2020).

Hal tersebut sudah menjadi concern Jokowi sejak awal.  

Di sisi lain, kata Pratikno, Jokowi juga mengingatkan jika pandemi ini harus menjadi momentum fundamental reform. Oleh sebab itu, wajar saja bila Jokowi meminta jajarannya untuk bekerja keras di masa pandemi Covid-19.  

"Itulah alasan beliau menyampaikan teguran keras kepada kita semua," papar Pratikno.  

Baca Juga : Beredar Nama-Nama Menteri Setelah Reshuffle, Erick Thohir Geser, BUMN Diisi Ahok 

 

Dikatakan Pratikno, Jokowi meminta para menterinya agar mempercepat kinerjanya terutama persoalan ekonomi segera diselesaikan, bansos harus segera sampai kepada masyarakat di seluruh pelosok.