Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Keistimewaan dan mukjizat yang dimiliki Rasulullah SAW telah tersiar dalam berbagai riwayat. Salah satu keistimewaan Rasulullah SAW adalah mampu menyembuhkan orang sakit atas izin Allah SWT.

Salah satu kisah yang sangat terkenal adalah ketika Rasulullah SAW menyembuhkan Ali bin Abi Thalib dengan cara meludahinya. Tak disangka, Ali yang awalnya terluka dan susah melihat itupun pandangannya langsung jelas seketika.

Baca Juga : Kisah Lucu Nabi Palsu Saat Hendak Meniru Mukjizat Rasulullah SAW

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, peristiwa itu terjadi saat Perang Khaibar. Di mana kaum muslimin melakukan penyerangan kepada kaum Yahudi.

Saat itu, kaum Yahudi memiliki 10 benteng yang amat kuat. Tak satupun dari mereka keluar dari benteng, melainkan hanya menyerang umat muslim dari balik benteng dengan anak panah mereka. Sedangkan pasukan umat muslimin terus mencari celah dan maju.

Penyerangan yang dilakukan dari balik benteng itu terjadi hingga 43 hari lamanya. Rasulullah SAW yang memimpin langsung pertempuran pun kemudian mengumpulkan para sahabat.

Rasulullah SAW menyampaikan kepada sahabat jika beliau akan mengutus salah satu sahabat untuk mendobrak pintu gerbang benteng kaum Yahudi tersebut.

Rasulullah SAW menyampaikan jika akan mengutus seorang yang sangat mencintai Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta telah mendapatkan balasan cinta dari Allah SWT dan Rasulullah SAW untuk membuka gerbang benteng musuh.

Maka keesokan paginya, Rasulullah SAW bertanya dan Umar bin Khattab berkata, "Saya tidak pernah berharap mendapatkan imarah (semacam kerajaan) atau pemimpin, kecuali saat malam hari itu (saat Rasulullah SAW akan menunjuk pemegang bendera Perang Khaibar),".

Baca Juga : Macan Tutul yang Hunuskan Pedang Pertama Kali untuk Islam

Kemudian Rasulullah SAW bertanya dimana Ali bin Abi Thalib. Saat itu Ali datang dalam kondisi sakit mata dan tak bisa melihat dengan jelas. Katanya bengkak dan membuatnya susah melihat sesuatu dengan jelas apa yang ada di depannya.

Maka Rasulullah SAW meludahi mata Ali bin Abi Thalib dan langsung sembuh. Kemudian Ali pun memegang bendera sebagaimana yang diminta Rasulullah SAW dan bersama kaum muslimin mendobrak benteng pertahanan kaum Yahudi.

Peperangan itu pada akhirnya dimenangkan kaum muslimin. Pasukan muslimin kembali ke Madinah membawa kemenangan dengan disertai harta rampasan. Kemudian juga mendapat dukungan pimpinan setempat.