Kepala Disdikbud kota Malang, Zubaidah saat menjadi narasumber dalam workshop di SMP Islam Ma'arif 2 Malang. (Foto: istimewa)
Kepala Disdikbud kota Malang, Zubaidah saat menjadi narasumber dalam workshop di SMP Islam Ma'arif 2 Malang. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kreatif, Inovatif, dan fokus mengembangkan karakter positif anak. Begitulah harapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang, Zubaidah kepada SMP Islam Ma'arif 2 Malang.

Hal ini disampaikan orang nomor satu di Disdikbud Kota Malang ini saat menjadi narasumber dalam Workshop Guru Kreatif di Era Pandemi Covid-19 dengan Membuat Website sebagai Media Pembelajaran Daring di SMP Islam Ma'arif 2 Malang beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga : UIN Malang Beri Nama Gedung-Gedung Kampus 3 Ahli Kesehatan Muslim Fenomenal

"Saya berharap agar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMP Islam Ma'arif 02 Malang terus kreatif dan inovatif dalam pengembangan pembelajaran maupun pengelolaan pendidikannya. Sehingga terus dapat eksis, tumbuh, dan berkembang mewarnai dunia pendidikan di kota Malang," tuturnya.

Zubaidah menambahkan, membesarkan satuan pendidikan memang membutuhkan proses yang tidak mudah, serta memerlukan waktu yang tidak singkat. Ada pula pengorbanan pikiran maupun tenaga. Namun ia berharap sekolah fokus pada membiasakan karakter positif anak.

"Membentuk peserta didik untuk pintar itu penting. Namun pintar bukanlah yang terpenting. Karakter positif anak harus dibangun kokoh, diperkuat pondasinya. Sehingga kelak dia akan menjadi insan yang berakhlak dan bermartabat. Karena sejak dini dibiasakan berperilaku dan berkarakter positif," paparnya.

Kegiatan workshop tersebut diikuti oleh 41 orang tenaga pendidik SMP Islam Ma'arif 2 Malang. Selain menghadirkan Zubaidah selaku narasumber pada kegiatan ini, Pengawas SMP Disdikbud kota Malang Siswanto juga turut dihadirkan pada workshop tersebut.

Baca Juga : Buat Aturan soal UTBK SBMPTN di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Risma Bikin DPRD Geram

Kepala SMP Islam Ma'arif 2 Malang Kasiati berharap, melalui workshop ini, tenaga pendidik di SMP Islam Ma'arif 2 Malang dapat membuat, mengolah, dan mempergunakan website pribadi sebagai media pembelajaran jarak jauh dengan siswa.

"Dengan adanya website pribadi yang jelas maksud dan tujuannya pada akhirnya dapat memberikan pelayanan maksimal pada peserta didik di masa belajar di rumah dengan mudah dan nyaman," ucapnya.