Ilustrasi penipuan burung dan motor (istimewa)
Ilustrasi penipuan burung dan motor (istimewa)

MALANGTIMES - Seorang pelaku penipuan, berhasil mengibuli dua warga Kota Malang yang hendak menjual burung dan juga menjual motor klasik miliknya pada hari yang sama, Kamis (2/7/2020).

Dua korban tersebut yakni, Budi Cahyono (31) warga Klayatan, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan juga Wahyu Ferry Muniaga (40) warga Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Baca Juga : KPK OTT di Kaltim, Bupati Kutai Timur Ditangkap hingga Rumah Disegel

Bermula dari korban Budi Cahyono yang bertransaksi jual beli burung dengan pelaku yang mengaku bernama Ari berasal dari Pasuruan.

Pelaku sendiri menjalin komunikasi dengan korban setelah mengetahui nomor HP korban yang diberikan kakak korban. Korban dan pelaku melakukan pertemuan di kawasan Jalan Raya Gadang untuk negosiasi jual beli burung milik korban.

Setelah sampai di lokasi pertemuan, pelaku yang bersama seorang temannya mengendarai kendaraan Honda Beat, selanjutnya mengambil burung yang dibawa pelaku dan kemudian diserahkan temannya.

Saat itu, pelaku berjanji kepada korban, akan membayar burung tersebut seharga Rp 300 ribu, setelah transaksi pembelian motor yang akan dilakukan pelaku dengan seseorang.

"Burungnya diserahkan teman pelaku, setelah itu temannya pergi. Dia janji mau bayar setelah transaksi motor. Dia kemudian minta saya antar ke rumah pemilik motor. Saat itu, saya seperti kena gendam, nurut ketika pelaku minta diantar," beber Budi, Jumat (3/7/2020).

Baca Juga : Residivis Curanmor Asal Kedungkandang Tewas Ditembak

Setelah sampai di rumah pemilik motor, pelaku kemudian langsung melihat kondisi motor. Bahkan pelaku juga sempat mencoba motor berjenis Suzuki Thunder 250 cc modifikasi klasik warna hitam nopol DK 6379 BJ itu.

"Dicoba sama pelaku, tapi ditunggu sampai satu jam pelaku malah nggak kembali. Bahkan saat saya hubungi pelaku mengatakan motornya akan dibawa ke garasi. Tapi pas dihubungi lagi, nomor pelaku sudah tidak aktif," bebernya.

Sadar motornya dibawa kabur pelaku, korban atau pemilik motor lantas langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota pada hari yang sama.