Wakil Rektor 1 UIN Malang Prof Dr H M. Zainuddin MA saat membuka rapat penyusunan borang akreditasi di aula lantai 1 Perpustakaan UIN Malang. (Foto: istimewa)
Wakil Rektor 1 UIN Malang Prof Dr H M. Zainuddin MA saat membuka rapat penyusunan borang akreditasi di aula lantai 1 Perpustakaan UIN Malang. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Salah satu fasilitas yang sangat menarik dan berstandar internasional di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang adalah perpustakaan pusat.

 Selain berstandar internasional, perpustakaan yang berbasis teknologi informasi itu juga memiliki koleksi yang lengkap di berbagai bidang. Maka dari itu, pantas saja perpustakaan UIN Malang ini memiliki akreditasi A.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas dan Reputasi, Fakultas Ekonomi UIN Malang Rangkul Alumni

Nah, pengelola perpustakaan pun kini sedang bersiap-siap diri untuk mempertahankan akreditasi itu. Rabu hingga Kamis kemarin (1-2/7/2020), pengelola perpustakaan pusat UIN Maliki Malang mengadakan rapat penyusunan borang akreditasi di aula lantai 1 perpustakaan. Acara ini dilaksanakan dengan model diskusi tim.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Mailiki Prof Dr H M. Zainuddin MA berharap unit perpustakaan mampu mempertahankan status akreditasinya, yakni nilai akreditasi A. "Saya ingin Perpustakaan UIN Maliki ini tetap terakreditasi A sehingga bisa mengiringi status institusi dari universitas kita yang juga terakreditasi A," ucap Prof Zain, sapaan Zainuddin.

Karena itu, melalui acara penyusunan borang re-akreditasi UPT pusat perpustakaan ini, tim harus mempersiapkan dengan matang untuk mempertahankan sertifikat berstandar Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ini.

Jika dinilai dari segi fisiknya, kata Zain, Perpustakaan UIN Maliki Malang sudah bagus, bahkan tidak kalah dengan perpustakaan yang ada di perguruan tinggi luar negeri. Namun tentunya masih perlu dilakukan perbaikan terencana oleh pengelola perpus.

Baca Juga : Lindungi Warga Kampus, UIN Malang Siapkan Buku Pedoman New Normal Life

Oleh karena itu,  adanya acara tersebut bisa juga dimanfaatkan tim perpus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait kelebihan dan kekurangan Perpustakaan UIN Malang. "Silakan nanti membahas apa yang masih kurang dari perpustakaan kita ini dan selanjutnya bisa disampaikan kepada pimpinan untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti," tandasnya.