Mobil Ayla yang terparkir dengan velg dan ban yang telah dicuri. (Ist)
Mobil Ayla yang terparkir dengan velg dan ban yang telah dicuri. (Ist)

MALANGTIMES - Maling saat ini benar-benar nekat dan tak pandang bulu. Sebuah mobil Daihatsu Ayla putih bernopol N 1689 DX, yang terparkir di depan sebuah ruko di Jalan Kalpataru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menjadi sasaran maling.

Namun bukan mobilnya yang dicuri, melainkan empat buah velg beserta ban mobil yang dicopoti oleh pelaku dan kemudian dibawa kabur. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (30/6/2020). 

Baca Juga : Profesi Sampingan Tukang Parkir Ini Membuatnya Berurusan dengan Hukum

 

Salah satu warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, namun enggan menyebutkan namanya, mengatakan, saat bersama sang istri membuka warung sekitar pukul 06.09 pagi, ia sudah melihat mobil dalam kondisi tanpa ban dan velg.

"Posisinya sudah terangkat. Saat itu mobil diganjal paving sama batu karena ban-nya sudah tidak ada," ungkapnya.

Mengetahui kejadian tersebut, warga itu kemudian mendatangi ruko pemilik mobil. Ia berniat memberi tahu keadaan mobil yang sudah tanpa ban dan velg.

Namun saat itu, pemilik mobil yang berada di dalam ruko tak kunjung keluar lantaran diduga masih tertidur. Baru pada sekitar pukul 09.00 WIB, pemilik mobil keluar dari ruko.

Pemilik mobil begitu kaget mengetahui empat ban beserta velg kendaraannya telah raib tanpa diketahui siapa yang mengambil.

Dari situ, pemilik mobil kemudian sempat mencari tahu kejadian yang sebenarnya dengan melihat CCTV  di sekitar lokasi. Namun sayangnya, CCTV yang ada di sekitar lokasi tidak mengarah ke lokasi korban parkir mobil.

Baca Juga : Lewat Aplikasi Jogo Malang, Masyarakat Bisa Lihat Daftar Buron Polisi

 

"Kami sendiri sebelumnya juga tidak mendengar suara aneh dan mencurigakan apa pun di depan ruko. Dugaan kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB sampai pukul 05.30 WIB karena kami tidur pukul 02.00 WIB," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru Kompol Rizky Putra melalui Panit Reskrim Ipda Zainul Arifin menjelaskan, saat ini pihaknya belum menerima laporan. "Namun kami akan segera menerjunkan anggota untuk mengecek lokasi kejadian dan meminta keterangan perihal kejadian kepada saksi maupun korban," kata dia.

Perihal cepatnya aksi pencurian tersebut, diduga saat itu pelaku memang sudah membawa peralatan lengkap untuk mencopot velg dan ban. Termasuk membawa dongkrak buaya. Pelakunya sendiri diduga lebih dari satu orang.