Jaga Kualitas Air HIPPAM Tetap Bersih, Cipta Karya Rutin Pengecekan Tiap 6 Bulan Sekali

Jun 15, 2020 14:57
Tim AMALSDA, bidang Cipta Karya saat melakukan pengambilan sampling air di sumur HIPPAM (Ist)
Tim AMALSDA, bidang Cipta Karya saat melakukan pengambilan sampling air di sumur HIPPAM (Ist)

MALANGTIMES - Tak bisa dipungkiri, air merupakan kebutuhan dasar manusia. Dari situ, keterjagaan kualitas air yang bersih untuk dimanfaatkan manusia dalam berbagai aktivitasnya sangat diperlukan.

Karenanya, sebagai penyedia sumber daya air bagi masyarakat yang tak teraliri air PDAM, sumur Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) setiap enam bulan sekali rutin dilakukan pengecekan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang.

Baca Juga : Webinar Zero Waste DLH Kota Malang Diminati Pegiat Lingkungan Luar Daerah

Kepala Bidang Cipta Karya, Bambang Nugroho, menjelaskan, jika untuk menjaga kualitas air yang digunakan masyarakat pada sumur HIPPAM, pihaknya melalui tim Air Minum dan Air Limbah, Sumber Daya Air (AMALSDA) rutin melakukan pemantauan kualitas air.

Meskipun tengah masih dalam pandemi Covid-19 ini, petugas tetap turun lapangan untuk melakukan pengecekan. Sebab, kembali lagi jika air merupakan kebutuhan dasar manusia.

"Kualitas air perlu dijaga, tentunya untuk menghindari masyarakat yang memanfaatkan air HIPPAM mengalami penyakit seperti gatal atau yang lainnya. Karenanya perlu dijaga kualitasnya," terangnya.

Penelitian dilakukan dengan mengambil air pada sumur HIPPAM, kemudian diambil samplingnya dan kemudian dibawa ke laboratorium Jasa Tirta I, yang ada di Jalan Surabaya, Klojen Kota Malang.

"Kita ambil sampling airnya. Setelah itu dibawa ke laboratorium untuk diteliti, bagaimana kualitasnya, apakah layak untuk dimanfaatkan masyarakat atau tidak. Di sini bukan air minum, melainkan air yang dimanfaatkan untuk kegiatan warga, seperti mandi dan lainnya," ungkapnya (15/6/2020).

Baca Juga : DLH Kota Malang Bahas Bersih Bebas Sampah di Kampung dan Sekolah lewat Webinar

Bilamana nantinya ditemukan ketidaklayakan air, dimana paling banyak adalah mengenai kejernihan, tentunya tim AMALSDA akan melakukan langkah atau upaya untuk penjernihan air.

"Ya upaya kita kalau misal air keruh, kita jernihkan, kita gunakan tawas. Bila setelah analisa ada hal lain maka tentunya akan mengikuti untuk langkah selanjutnya," jelasnya.

Sementara itu, belum lama ini, tim AMALSDA melakukan pengambilan sampling air di dua lokasi sumur HIPPAM. Yakni di sumur HIPPAM Ma'ur Rohmah, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan juga di sumur HIPPAM Karangsari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Topik
Berita MalangJaga Kualitas AirRutin Pengecekan 6 Bulan SekaliHIPPAM MalangAMALSDA

Berita Lainnya

Berita

Terbaru