MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu sore atau malam jika membuang sampah di tempat penampungan sementara (TPS). Tujuannya agar sampah bisa terangkut maksimal ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Pembinaan akan pentingnya waktu membuang sampah itu terus dilakukan DLH Kota Malang terhadap petugas kebersihan yang ada di TPS. Hal itu karena saat ini masih banyak sampah yang diangkut sore hari atau selebihnya.
Baca Juga : DLH Kota Malang Harap Masyarakat Sadar dan Bijak Kelola Sampah
"Kami melakukan pembinaan di TPS, sambil mengimbau jangan membuang terlalu sore atau malam supaya bisa terangkut hari itu juga ke TPA," ujar Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) DLH Kota Malang Joao Maria Gomes de Carvalho atau yang akrab disapa Joe, Senin (15/6/2020).
Menurut Joe, masih banyak masyarakat atau penggerobak yang membuang sampah pada sore atau malam hari. Akibatnya, sampah yang dihasilkan tidak terangkut secara maksimal pada hari itu.
"Sebelumnya, buang ke TPS itu masih banyak yang sore atau malam sampai sekarang. Ada juga dari penggerobak (petugas sampah di RT atau RW). Yang lain itu, ada dari perorangan yang bawa kendaraan roda empat," ungkap Joe.
Oleh karena itu, Kepala DLH Kota Malang Rinawati berharap masyarakat lebih tertib lagi ketika membuang sampah agar bisa diangkut secara maksimal.
Baca Juga : Webinar Zero Waste DLH Kota Malang Diminati Pegiat Lingkungan Luar Daerah
"Harapan kami semua yang buang di TPS itu batasnya jam 12 karena kendaraan sudah siap mengangkut. Dan kami mengimbau kalau yang roda empat bawa sampah itu jangan buang ke TPS, tapi langsung ke TPA supaya tidak menumpuk," tandas Rinawati.
