Webinar UIN Malang, NU Ajak Masyarakat Belajar dari Peristiwa George Floyd

Jun 11, 2020 17:12
Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal dalam webinar nasional UIN Malang. (Foto: Ima/MalangTIMES)
Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal dalam webinar nasional UIN Malang. (Foto: Ima/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Di tengah-tengah pandemi Covid-19, muncul masalah-masalah sosial baru. Salah satunya, kekerasan terhadap warga kulit hitam dari Minneapolis yang bernama George Floyd. Ia tewas usai lehernya ditekan dengan lutut seorang polisi Minneapolis saat dia ditangkap atas tuduhan memakai uang palsu di sebuah toko setempat pada 25 Mei lalu. 

Kematian George Floyd kemudian menimbulkan satu gelombang aksi besar di seluruh dunia yang dinamakan gerakan Black Lives Matter. Gerakan ini ditengarai sebagai puncak gunung es. Di mana perlawanan terhadap upaya memperjuangkan kesetaraan hak sebagai warga bangsa bahkan warga dunia ini menjadi diperjuangkan.

Baca Juga : UIN Malang Upayakan Pengurangan Uang Kuliah ke Kementerian Agama

Di Indonesia juga masih banyak permasalahan yang dihadapi. Mulai dari masalah politik, sosial, budaya, dan seterusnya. Namun, kita wajib bersyukur dalam situasi yang tidak mudah ini, silaturahmi antar warga bangsa masih terjalin dengan baik.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal mewakili Ketua PBNU dalam Webinar Nasional "Merawat Ukhuwah di Tengah Wabah" yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). Dalam Webinar yang digelar melalui aplikasi zoom tersebut turut hadir sebagai narasumber Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi.

"Terjadi apa yang disebut sebagai satu kerukunan, yang tentu ini akan menjadi contoh bagi bangsa-bangsa di dunia. Belajar dari peristiwa di Amerika Serikat bahwa yang terpenting adalah di atas seluruhnya adalah bagaimana kita membangun apa yang disebut sebagai persaudaraan kemanusiaan," turur Helmy.

Seperti yang diketahui, Nahdlatul Ulama telah menawarkan konsep tri ukhuwah. Yaitu, ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia).

Dalam kesempatan tersebut, Helmy juga menyampaikan, bahwa sebelum lebaran kemarin PBNU telah memberikan lebih dari satu juta sembako kepada seluruh masyarakat di nusantara. Selain itu, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama juga telah mengalami kemajuan yang luar biasa.

Baca Juga : Tagar UIN Malang Sadar Trending, Kampus Telah Siapkan 4 Skema untuk Mahasiswa Ma'had

Pada tahun 2015, dana yang tercatat baru Rp 500 juta. Tahun 2018 sudah beranjak jadi Rp 200 miliar, lalu di tahun 2020 sampai dengan hari ini telah menembus angka Rp 1,5 triliun.

"Ini adalah dana infaq zakat dan shodaqoh dari warga NU di seluruh Indonesia yang tentu ditasharrufkan di dalam pengembangan upaya kita melakukan berbagai macam kegiatan-kegiatan kemanusiaan," tandasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita MalangUIN MalangWebinar UIN MalangBelajar dari Peristiwa George Floydgerakan Black Lives MatterHelmy Faishal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru