Petugas Kesehatan Dinkes Kota Malang saat melakukan rapid test terhadap salah satu ASN. (Ahmad Nur Amin/MalangTIMES).
Petugas Kesehatan Dinkes Kota Malang saat melakukan rapid test terhadap salah satu ASN. (Ahmad Nur Amin/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjalani rapid test hari ini (Selasa, 9/6/2020).

Jika sesuai data, maka pelaksanaan rapid test yang berlangsung di Pusat Laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang tersebut dilakukan kepada 35 pimpinan Perangkat Daerah (PD) dan 57 Lurah se-Kota Malang.

Baca Juga : Giliran ASN Pemkot Batu Rapid Test, Targetnya 3 Ribu Orang

 

Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan, upaya rapid test ini dilakukan sebagai deteksi awal persebaran Covid-19.

"Tujuannya screening saja, karena mereka juga bergerak di aktivitas sosial masyarakat juga menghadapi kerumunan-kerumunan. Sehingga kita lakukan screening. Nanti, dari screening ini bisa kita ketahui ada atau tidaknya potensi paparan inveksi virus Covid-19," ujarnya.

Meski begitu, hingga saat ini hasil rapid test dari ASN di lingkup Pemkot Malang ini belum bisa diketahui dan proses juga masih berlangsung.

"Hari ini rapid test untuk Kepala PD dan Lurah. Tapi ini, Kepala PD yang kita nggak tau datang semua apa ndak. Target kita, semuanya (Kepala PD dan Lurah)," imbuhnya.



Lebih lanjut, ia menyampaikan jika proses pelaksanaan bagi ASN di lingkungan Pemkot Malang sebelumnya juga sudah dilakukan. Yakni, untuk Camat, petugas Satpol PP, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), dan juga petugas kesehatn yang ikut serta dalam penjagaan di chek point saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu.

"Camat sudah selesai, Satpol PP, petugas Dishub sudah (rapid test). Sekitar seminggu yang lalu, kemarin ada sekitar 100 dari Dishub, Satpol PP juga ada sekitar 50-an yang ikut. Yang lainnya tenaga kesehatan lain yang ikut jaga di pospam," terangnya.

Dari ASN yang sudah menjalani tes sebelumnya, diketahui ada beberapa petugas yang hasilnya reaktif. Di antaranya, dari Satpol PP ada 1, Dishub ada 2 dan security 1.

"Ada sebagian kecil yang reaktif. Secara keseluruhan itu dari Satpol PP, Dishub, dan juga security," tandasnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto menambahkan untuk pelaksanaan rapid test yang berlangsung kali ini rencananya akan dilakukan hingga besok (Rabu, 10/6/2020).

Sasarannya, selain bagi pimpinan PD dan Lurah juga diprioritaskan bagi petugas yang memang rentan memiliki interaksi dengan banyak orang.

"Kita ingin memastikan teman-teman ini, dirinya sehat tidak terpapar virus khususnya Covid-19. Rapid test ini memastikan dan memberikan rasa nyaman bagi mereka untuk menjalankan tugas," ungkapnya.