Bupati Malang HM Sanusi saat meninjau kawasan wisata terpadu Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang (Amin)
Bupati Malang HM Sanusi saat meninjau kawasan wisata terpadu Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang (Amin)

MALANGTIMES - Bupati Malang Sanusi sangat optimis angka kemiskinan di Kabupaten Malang bisa turun seiring dengan akan kembali dibukanya sektor perekonomian di masa transisi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju New Normal. Diketahui angka kemiskinan di Kabupaten Malang saat ini 9,3 persen pada 2019.

Bupati Malang Sanusi pun mengatakan bahwa nantinya perekonomian kembali normal, secara otomatis angka kemiskinan akan ikut menurun. Hal itu karena akan banyak lapangan pekerjaan yang dibutuhkan saat sektor industri kembali dibuka. "Tentu angka kemiskinan akan ikut turun, karena ada lapangan pekerjaan," ujar Sanusi.

Baca Juga : Tak Perlu Ragu Beli Apartemen The Kalindra Malang, Studionya Luas!

Sebelumnya, Sanusi pernah mengatakan bahwa ia berharap angka kemiskinan turun satu digit yang semula 9,3 persen. yakni menjadi 8 persen. Dan menurutnya hal itu berpotensi terjadi setelah perekonomian masyarakat kembali normal pada masa New Normal ini.

Di sisi lain lanjut Sanusi, harapan perekonomian akan kembali pulih jika para pemilik usaha sudah membuka kembali usahanya. Namun ia pun mengatakan bahwa harus tetap memperhatikan protokol kesehatan di antaranya seperti membatasi jumlah pengunjung atau maksimal 50 persen dari jumlah total tempat yang tersedia, tetap menggunakan masker dan tempat usaha harus menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan.