Tim Dinas Kesehatan Kota Batu saat melakukan rapid test pedagang Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Tim Dinas Kesehatan Kota Batu saat melakukan rapid test pedagang Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Satu lagi warga Kota Batu terdeteksi positif Covid 19. Terbaru, pasien ke-14 merupakan pedagang sayur di Pasar Besar Kota Batu. Pasien konfirm ke-14 jenis kelamin perempuan, usianya 41 tahun, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. “Yang bersangkutan status sebelumnya adalah Orang Tanpa Gejala (OTG),” Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Kota Batu, M. Chori.

Pasien konfirm 14 ini merupakan tetangga 1 RT dengan pasien konfirm ke-8 yang pekerjaannya sebagai tukang ojek Pasar Besar Batu. Selain itu pasien konfirm ke-14 pernah kontak dengan pasien konfirm ke-8. 

Baca Juga : Cerita Mahasiswa Rantau di Malang Tak Bisa Mudik karena Covid-19

“Pasien tidak memiliki riwayat penyakit penyerta dan tidak memiliki riwayat perjalanan kecuali dari rumah ke Pasar Besar Batu. Berdasar informasi bahwa 24 Mei 2020 Penderita kedatangan anaknya dari Malang untuk bersilaturahmi,” imbuhnya.

Sebelumnya pada saat kegiatan pemeriksaan rapid test massal yang dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sisir dengan sasaran pemeriksaan pedagang pasar, ditemukan bahwa penderita dan suaminya memiliki hasil yang sama yakni Reaktif baik Ig G dan IgM. 

“Dengan hasil ini selanjutnya tim dari puskesmas pada tanggal  24 Mei 2020 pukul 13.45 WIB menindaklanjuti dengan  pemeriksaan swab kepada pasien maupun suaminya,” jelas pria yang juga kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu ini.

Hasil sample swab itu kemudian dikirim ke RSUB Malang pada 25 Mei 2020 pukul 08.00 WIB. Dan hasilnya keluar siang tanggal 31 Mei 2020, sementara hasil swab test suaminya masih belum keluar.

Tindak lanjut yang dilakukan oleh tim lanjut Chori, dengan melakukan pelacakan kontak erat khususnya anggota keluarga. Dilakukan pelacakan pada keluarga dekat yakni suami dan anak.

Baca Juga : Hingga Pertengahan Mei, Ada 27 Kasus Kebakaran di Kabupaten Malang

“Hasil rapid test suami reaktif baik Ig G maupun Ig M, sedangkan anaknya hasil rapid tesnya non reaktif,” tutupnya.