Petugas saat melakukan rapid test kepada pedagang di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Petugas saat melakukan rapid test kepada pedagang di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Tindakan cepat dilakukan terhadap 146 orang di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji yang masuk dalam kategori Orang Dalam Risiko (ODR). Rapid Test dilakukan kepada mereka pada Jumat (29/5/2020). Hasilnya, mereka dinyatakan non reaktif. “Tambahan ODR 146 dari Desa Giripurno sudah dilakukan Rapid Test, dan hasilnya Non Reaktif,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Ia menambahkan, dari jumlah 146 orang tersebut terdiri dari 7 RT di Desa Giripurno. Mereka sudah melakukan isolasi mandiri selama beberapa hari.

Baca Juga : H-1 Berakhirnya PSBB, Kota Malang Catat 6 Tambahan Pasien Positif Covid-19

Isolasi mandiri itu khusus dilakukan warga di sana menindaklanjuti adanya kasus pasien konfirm positif Covid-19 yang meningkat tajam. Ya di sana ada 4 pasiem konfirm Covid-19, dan satu orang meninggal.

“Hal ini sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan bahwa untuk menekan penularan dan persebaran Covid-19 serta memberikan perlindungan kepada warga masyarakat agar tidak terinfeksi virus corona, maka dipandang perlu untuk dilakukan karantina lokal,” katanya.

Karantina lokal itu akan dilaksanakan pada 2 RW di Desa Giripurno. Yakni di RW 3 yang meliputi RT 11, RT 12 dan RT 13, dan RW 9 pada RT 60 dan RT 61. Sebelumnya Dinas Kesehatan telah melakukan rapid test dengan sasaran utama warga masyarakat yang ada kontak dengan pasien konfirm dan pasien dalam pengawasan (PDP) serta pedagang sayur antar kota di sana.

Jumlah warga yang dilakukan rapid test sebanyak 232 orang hasilnya 32 Reaktif. Dengan rincian rapid test tahap pertama 174 orang hasilnya 24 reaktif dan tahap ke-dua 58 orang hasilnya 8 orang Reaktif.