Kasat Intel Polresta Malang Kota Kompol Sutiono yang seringkali melakukan pengawalan dan pemakaman pasien ODP maupaun PDP (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Kasat Intel Polresta Malang Kota Kompol Sutiono yang seringkali melakukan pengawalan dan pemakaman pasien ODP maupaun PDP (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selama ini, Kasat Intel Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono, seringkali ikut serta dalam memakamkan jenazah Orang Dalam Pantauan (ODP) maupun  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Malang.

Bahkan jika dirincikan, kurang lebih 17 kali dari 19 kali pemakaman, selalu langsung diikuti oleh mantan Kapolsek Kedungkandang tersebut. Namun seringnya ia mengikuti pemakaman tersebut, tak lantas membuatnya khawatir akan kesehatannya ataupun takut terpapar Covid- 19.

Baca Juga : Bermula dari Temuan Dr. Gretha Zahar, Profesor UB Upgrade Ramuan Kopi-Telur Cegah Covid-19

Selama ini ia mempunyai trik sendiri dalam menjaga kesehatannya, bukan dengan jamu-jamuan ataupun bahan herbal seperti kebanyakan orang.

"Ya selama ini saya simpel saja, kualiatas makanan bagus juga menjaga kualitas kesehatan," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama wabah pandemi ini, setiap hari ia selalu makan makanan yang mengandung protein tinggi. Selain protein, buah sebagai penyeimbang juga tak lupa ia konsumsi tiap harinya.

"Buah juga nggak lupa, seperti pisang dan lain-lain yang mengandung kalsium. Kemudian konsumsi daging juga harus seimbang tidak over. Kalau konsumsi vitamin malah kadang-kadang saya," jelasnya.

Selain yang disebutkan, ia juga menyampaikan, sebisa mungkin untuk selalu mengistirahatkan badan maupun pikiran. Meskipun hanya sejenak, namun hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi badan.

"Ya selalu menyempatkan istirahat meskipun sebentar, memulihkan kondisi," bebernya.

Baca Juga : Rapid Test Pedagang dan Pengepul Sayur Masih Berlangsung, 8 Ribu Pcs Segera Didatangkan

Sementara itu, ia sendiri mengikuti proses pemakaman sejak Bulan Maret 2020 hingga saat ini. Selama dalam pemakaman protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, baik sebelum maupun sesudah pemakaman.

"Saat memakamkan tentu pakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Setelah selesai, pulangnya mandi dan ganti baju, ya menjalankan protokol kesehatan," jelasnya.