Jelang Imsak, Rumah Warga Gedangan Ludes Terbakar

May 20, 2020 20:08
Petugas PMK Kabupaten Malang saat berupaya memadamkan kebakaran (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas PMK Kabupaten Malang saat berupaya memadamkan kebakaran (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mulyadi warga Dusun Dokosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ini hanya bisa pasrah saat melihat rumahnya dilahab si jago merah, Rabu (20/5/2020).

Diduga, kebakaran yang membuat rumah pria 40 tahun itu ludes karena korsleting listrik. 

Baca Juga : Jelang Lebaran, MalangTIMES dan IMR Terus Bagikan Paket Sejuta Sembako

”Berdasarkan pendalaman petugas di lapangan, kebakaran diduga karena korsleting listrik. Kasusnya saat ini masih dalam tahap penyidikan petugas untuk memastikan penyebabnya,” kata Kepala Seksi PPBK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Agus Suyanto.

Diperoleh keterangan, peristiwa kebakaran tersebut kali pertama diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, api sudah membakar sebagian rumah korban.

Banyaknya material dan perabotan rumah tangga yang mudah terbakar, menyebabkan api cepat merambat meski warga sudah berupaya memadamkan kebakaran dengan peralatan seadanya.

Khawatir bakal merembet, kejadian inipun dilaporkan warga ke perangkat desa setempat, sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian.

”Ada 3 unit mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api,” sambung Agus.

Baca Juga : H-1 PSBB, Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah Satu

Padatnya pemukiman warga, lanjut Agus, sempat membuat personel PMK Kabupaten yang dikomandani oleh Bowo Suhasmanto tersebut, kualahan saat menjangkau titik api.

Namun demikian, api dipastikan tidak sampai merembet ke rumah warga sekitar. ”Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar 2 jam kemudian,” ungkap Agus saat dikonfirmasi media online ini.

Meski dipastikan tidak ada korban jiwa, namun bangunan rumah serta perabotannya ludes dilahap api. ”Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 30 juta,” tutup Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru