MALANGTIMES - Menjelang penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Malang Raya, Polres Malang akan menerjunkan anggotanya yang tergabung dalam personil gabungan sejumlaj 1.500 orang.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyebutkan, bahwa anggotanya akan tergabung dalam personil aparat gabungan yang termasuk dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang. Baik dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD dan beberapa elemen masyarakat lainnya.
Baca Juga : Rompi Khusus bagi Pelanggar PSBB di Jakarta, Mirip Yang Dipakai Koruptor
Persiapan itu dalam upaya menyukseskan PSBB yang akan diterapkan dalam beberapa hari ke depan di Malang Raya.
Tak hanya menurunkan personil gabungan dengan jumlah 1.500 orang, Polres Malang juga menambah 4 titik cek Point di wilayahnya. Dimana nantinya seluruh personil gabungan itu akan diterjunkan di setiap cek point.
"Kami telah meminta dukungan dari Polda Jatim. Rencananya satu check point ada 25 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Dinkes serta BPBD ketika PSBB dilaksanakan. Saat ini, baru 17 personel yang bertugas, Polri ada 6 personel nanti ditambah menjadi 10 personel," terang Hendri.
Dengan adanya penambahan 4 cek point, Kabupaten Malang kini memiliki 10 pos yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19 dari orang luar daerah yang akan masuk.
"Check pointnya yang sudah ada 6 (enam) dan itu yang saya tambahkan ada 4 (empat) check point lagi. Itu di Jabung, Poncokusumo, Kalipare dan Donomulyo. Itu semua nanti kita jadikan check point, yang berbatasan dengan Kabupaten Malang," jelas Hendri.
Selain penambahan pos check point, Hendri akan menambahkan beberapa pos pelayanan Covid-19 yang sering dilalui dan disinggahi oleh masayarakat Kabupaten Malang. Dua pos pelayanan tersebut akan digunakan sebagai penegakkan aturan PSBB di Malang Raya.
Baca Juga : Bagi-Bagi Paket Sejuta Sembako, MalangTIMES-IMR Sentuh Ratusan Asongan Terminal
"Kemudian nanti juga ditambah dua pos pelayanan itu di Pasar Kepanjen dan di Poslantas Karanglo. Itu juga nanti akan melakukan penyekatan, melakukan razia untuk menegakkan aturan dari PSBB ini semua titik akan dilaksanakan," bebernya.
Lebih lanjut, Hendri juga menyebutkan akan ada penambahan posko cek poin mudik yang tersebar di beberapa titik fasilitas transportasi umum yang rentan menjadi tempat persebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang.
"Kemudian juga ada posko cek poin mudik di bandara, di stasiun dan di terminal. Di seluruh wilayah Kabupaten Malang ada sekitar 8 titik itu akan dijadikan titik check pointnya nanti," pungkasnya.
