Diskusi tematik "Al-Qur'an dan Konseling" dalam acara Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. (Foto: istimewa)
Diskusi tematik "Al-Qur'an dan Konseling" dalam acara Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Saat mendapat masalah, masih banyak orang yang kebingungan mencari teman untuk mencurahkan isi hati alias curhat.

Baca Juga : Akademisi UIN Malang Bahas Seni Manajemen dalam Alquran

Padahal, memendam kegelisahan maupun amarah tidak dianjurkan dan justru akan mengakibatkan efek negatif bagi fisik maupun psikis. 

Namun bagi muslim, keberadaan Alquran bukannya hanya untuk melengkapi ibadah tetapi juga untuk menendang hati dan sebagai "tempat curhat".

Alquran yang diturunkan pada bulan Ramadan ini salah satu fungsi utamanya adalah sebagai petunjuk dan penjelasan dari petunjuk-petunjuk itu. 

Maka dari itu, Alquran bisa dijadikan pedoman oleh manusia.

Dengan Alquran, kita bisa melaksanakan konseling yang berguna untuk manusia. 

Konseling dibutuhkan oleh beberapa manusia yang kesulitan ketika menghadapi masalah.

Nah, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) Dr H Rahmat Aziz MSi menyampaikan, soal konseling inilah Alquran telah memberikan beberapa cara dan teknik yang bisa dijadikan pedoman bagi kita. 

Salah satunya adalah teori bernama logoterapi.

"Logoterapi itu menyatakan bahwa kita ini dalam hidup sesungguhnya adalah mencari sebuah makna. Pencarian akan makna itulah yang menjadi tujuan kita dalam hidup. Bagi seorang muslim tentu saja makna kita adalah mencari ridho Allah," ucapnya.

Jadi, lanjutnya, seorang konselor bisa mengarahkan kehidupan seseorang untuk tetap berada di jalan Allah. 

Karena itulah kini juga terdapat apa yang disebut sebagai konseling islami.

Alquran memiliki berbagai corak konseling. 

Salah satunya ialah melalui kehidupan empirik orang di masa lalu.

Baca Juga : Pakar UIN Malang Ungkap Keutamaan Surat Yunus dan Al-Isra untuk Kesehatan

"Berdasarkan aspek kehidupan empirik orang-orang masa lalu. Jadi juga dipakai para ulama kita dalam memberikan konseling kepada orang-orang yang punya problem dalam kehidupan," kata Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang Drs Zainul Arifin MAg.

Berkaitan dengan masalah yang dihadapi oleh masyarakat sekarang, terdapat 2 hal ini yang harus dikedepankan. 

Yakni, pertama, bagaimana memberikan informasi secara benar dan utuh sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran.

"Yang kedua adalah saling mendukung, saling merasakan, ada interaksi. Bahwa manusia itu makhluk yang harus saling mendukung," ucap Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang Dr Fathul Lubabin Nuqul MSi.

Ketiga dosen di atas menjadi narasumber dalam diskusi tematik "Al-Qur'an dan Konseling" pada acara Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. 

Acara yang disiarkan setiap hari ini digelar di hall Rektorat UIN Malang. 

Jumlah peserta yang datang terbatas dan tetap memperhatikan physical distancing. 

Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg bertindak langsung sebagai host.