Susi Pudjiastuti (Foto: IG susipudjiastuti115)
Susi Pudjiastuti (Foto: IG susipudjiastuti115)

MALANGTIMES - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti rupanya ikut memberikan respons mengenai video jenazah anak buah kapal (ABK) Indonesia yang dibuang ke laut.

Baca Juga : Video Jenazah ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut, Terungkap Sistem Kerja Mereka!

 

Sebelumnya, video tersebut ditayangkan oleh media televisi MBC pada Selasa (5/5/2020).

Respons tersebut membuat tagar #BuSusi menjadi trending topic di Twitter.

Hingga pagi ini, Kamis (7/5/2020) sudah terdapat 4 ribu lebih twit dengan tagar tersebut. 

Menanggapi video itu, Susi Pudjiastuti menuliskan tentang kejahatan yang mengambil kedaulatan sumber daya ikan di Indonesia.

Hal tersebut, disampaikan Susi melalui akun Twitternya @susipudjiastuti pada Rabu (6/5/2020).

Bahkan, Susi juga mengatakan jika hal itu sudah ia sampaikan sejak tahun 2005 silam.

"Ilegal unreported unregulated Fishing = Kejahatan yg mengambil kedaulatan sumber daya ikan kita= sumber Protein = Ketahanan Pangan= TENGGELAMKAN !!!!!!!!!!!! Saya sudah teriak sejak tahun 2005," tulisnya Susi.  

Sebelumnya, Susi juga membagikan sebuah artikel berita mengenai jenazah ABK yang ditenggelamkan tersebut. 

Baca Juga : Di Tengah Larangan Mudik, Menhub Izinkan Semua Moda Transportasi Beroperasi Besok

 

Menanggapi video itu, Susi bahkan mengingat kasus yang sempat terjadi di Benjina.

"Itulah kenapa Ilegal Unreported Unregulated Fishing harus dihentikan. Ingat dulu kasus Benjina ? Di bawah ini berita dari Korea," tulis Susi.

Diketahui, video yang dirilis MBC tersebut kembali diulas oleh YouTuber Jang Hansol pada Rabu (6/5/2020). 

"Video yang akan kita lihat habis ini adalah kenyataan pelanggaran HAM orang Indonesia yang bekerja di kapal China," ujar Hansol.

Dikatakan dalam video tersebut, rekaman didaptkan setelah kapal itu kebetulan bersandar di pelabuhan Busan.  

Diterjemahkan oleh Jang Hansol, orang-orang Indonesia sempat meminta bantuan kepada pemerintahan Korea Selatan dan media setempat.  

Di video yang bertanggal 30 Maret di Samudera Pasifik bagian barat, terdapat sebuah kotak yang dibungkus kain merah.  

Kotak tersebut disebutkan berisi jenazah Ari pria yang berusia sekitar 24 tahun.  

Pria tersebut dikatakan sudah bekerja lebih dari satu dan akhirnya meninggal dunia.  

Tampak juga seorang kru yang mengguncang dupa dan menaburkan cairan sebagai bentuk upacara pemakaman di sana.  

Setelah proses upacara pemakaman selesai, terlihat jenazah yang kemudian dibuang ke tengah laut.