MALANGTIMES - Jumlah pasien positif covid-19 di Kota Malang totalnya tercatat 18 kasus. Dari jumlah tersebut, 8 pasien telah dinyatakan sembuh. Sementara 10 lainnya masih dalam perawatan.
Satu di antara pasien positif covid-19 yang masih menjalani perawatan itu merupakan balita berusia satu tahun.
Sejak ditetapkan sebagai pasien positif pada 26 April 2020 lalu, kondisi klinis balita yang berdomisili di Kecamatan Kedungkandang ini terus menunjukkan kondisi yang baik. "Kondisinya terus dipantau oleh teman-teman Puskesmas Arjowinangun dan hasilnya bagus," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif.
Ia menambahkan, terkait perkembangan kondisi balita itu, juga telah dilakukan proses swab terakhir. Saat ini si balita tengah menunggu hasilnya untuk dinyatakan benar-benar terbebas dari virus atau sembuh.
"Perkembangannya, sekitar empat hari yang lalu sudah dilakukan swab ulang di RSUD. Jadi, tinggal nunggu hasilnya (untuk dinyatakan sembuh)," imbuh Husnul.
Sementara, berkaitan dengan proses tracing dan rapid test terhadap orang terdekat yang berinteraksi dengan si balita, hasilnya dinyatakan non-reaktif.
Pria yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang ini menjelaskan, masih belum terketahui secara pasti dari mana balita ini bisa terpapar virus pembawa covid-19 tersebut.
"Semua hasil tracing itu rapid test-nya non-reaktif. Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, karena pasien adalah anak kecil, maka penularan itu bisa dari mana saja. Bisa saja orang yang menggendongnya, mengasuhnya, atau mgkin sama ibunya dibawa ke mana-mana. Macam-macam prosesnya," tandas Husnul.
Untuk diketahui, data kasus covid-19 lainnya di Kota Malang per tanggal 4 Mei 2020, jumlah ODR (orang dalam risiko) tercatat 1.954. Kemudian, OTG (orang tanpa gejala) bertambah 14 orang menjadi 242.
Baca Juga : Tambah 10 Pasien Covid-19, Jawa Timur Tak Lagi Buntuti Jakarta
ODP (orang dalam pantauan) juga bertambah 8 menjadi 746 orang. Rinciannya, sebanyak 163 orang dalam masa pemantauan, 582 orang sudah selesai melalui pemantauan, dan 1 orang meninggal dunia.
Sedangkan PDP (pasien dalam pengawasan) totalnya 177 orang. Rinciannya, yang meninggal dunia sudah sebanyak 11 orang, 105 orang telah dinyatakan sehat atau selesai pengawasan, dan 61 orang masih dalam perawatan.
