Masker unik mirip monster dari bahan rajut. (Foto: instagram @yrurari).
Masker unik mirip monster dari bahan rajut. (Foto: instagram @yrurari).

MALANGTIMES - Penyebaran Covid-19 yang semakin meluas membuat semua orang meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga : Takut Keluar Rumah, Syahrini Rawat Kuku Dibantu Reino Barack

 

Salah satu anjuran yang kini harus dilakukan yakni mengenakan masker di setiap aktivitas bagi semua orang, baik yang sedang sakit ataupun tidak. 

Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus, di samping juga tetap menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan.

Nah, seiring dengan anjuran tersebut beragam kreasi masker bermunculan. 

Baru-baru ini seniman asal Islandia menghadirkan desain masker yang tak biasa.

Bahkan bisa dibilang unik, sebab sebagian kreasinya lebih mirip seperti monster. 

Namun, tak seperti monster biasanya yang terkesan seram ya.

Masker buatan ÝrúraríJóhannsdóttir ini malah terlihat lucu saat dipakai. 

Melalui postingan di media sosial instagram miliknya @yrurari, berbagai bentuk masker unik aplikasi lidah tiga dimensi ini ditampilkan.

Ada yang berbentuk lidah menjulur berjumlah tiga, kemudian lidah yang terlipat, hingga gigi yang terpasang behel.

Dalam pembuatan masker ini, dia memakai material rajut berbahan wol. 

Baca Juga : Batik Bercorak Covid-19, Gaya Busana Jubir Achmad Yudianto Bikin Salfok Warganet

 

Bahan ini kerap dipakai untuk busana sweater atau kaus kaki, karena bisa menghangatkan tubuh.

Dilansir dari berbagai sumber, ide pembuatan masker unik ini diakui Ýrúrarí muncul ketika Covid-19 masuk ke negaranya. 

Meski saat itu belum ada anjuran resmi mengenakan masker bagi semua orang, ia melihat sekitarnya banyak yang telah memakai penutup hidung dan mulut tersebut hanya menggunakan kain atau scarf biasa.

Dari sinilah, ia bereksperimen dengan membuat kreasi masker tiga dimensi tersebut. 

Seniman berusia 27 tahun ini menganggap masker yang dibuatnya sebagai proyek seni.

Sehingga, membuat siapapun yang mengenakan masker seolah sebagai wadah mengekspresikan diri. 

Karena memakai masker tak lagi monoton, tapi juga bisa sebagai ajang untuk tampil beda dan nyentrik.

"Salah satu bentuk menyampaikan pesan bahwa memakai masker itu sangat menyenangkan. Saya puas ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran publik di saat seperti ini," katanya dalam wawancara bersama Vogue Magazine.