Profesor UIN Malang: Hukum di Dunia ini Sebenarnya Hanya Satu yaitu Hukum Allah

May 04, 2020 07:56
Diskusi tematik bertema Al-Qur'an dan Hukum dalam Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. (Foto: istimewa)
Diskusi tematik bertema Al-Qur'an dan Hukum dalam Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Bicara tentang hukum, di dunia ini hukum sebenarnya hanya satu, yaitu hukum Allah. 

Baca Juga : 5 Rekomendasi Kajian Agama Virtual, Bikin Ramadan di Rumah Aja Makin Berkualitas

Sementara hukum-hukum lain (di Barat maupun Timur) adalah penafsiran masing-masing peradaban terhadap hukum Allah sesuai dengan konteks kehidupan masing-masing.

Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) Prof Dr Mohamad Nur Yasin SH MAg.

"Jadi semua itu hukum Allah, hanya penafsirannya mengikuti peradaban mereka dan mungkin juga sesuai dengan karakter kehidupan mereka," jelas Dosen Fakultas Syariah UIN Malang tersebut.

Yasin menambahkan, apabila manusia tidak ada, hukum tidak diperlukan. 

Namun, hukum juga tidak perlu bila hanya ada satu manusia. 

Hukum diperlukan jika ada 2 manusia atau lebih.

"Ketika ada 2 orang maka mulai diperlukan hukum," tandasnya.

Sementara itu, Dosen Fakultas Syariah UIN Malang Dr H Saifullah SH MHum mengungkapkan bahwa dari hasil penelitiannya, seluruh produk putusan hakim linear dengan Alquran.

"Dengan Quran itu luar biasa sangat relevan," timpal pria yang juga mengajar Pascasarjana UIN Malang tersebut.

Misalnya putusan-putusan hakim yang menomorsatukan keadilan, Hak Asasi Manusia, hingga tidak ada diskriminasi. 

Ternyata setelah putusan-putusan itu secara implisit banyak kandungan Alquran.

Jadi, lanjutnya, Alquran cocok untuk manusia sampai kapanpun. 

Tanpa sadar dalam manusia memutuskan sesuatu ternyata sudah di-back-up oleh ayat-ayat Quran (termasuk hadis dan kaidah fiqih).

"Artinya, Alquran itu pasti sesuai dengan kebutuhan manusia dengan logika manusia. Tentu logika yang benar (termasuk logika hukum). Ayat Alquran yang mengandung hukum itu pasti sesuai dengan kebutuhan manusia dulu maupun sekarang," imbuh Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg.

Dosen Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Dr Khoirul Hidayah MH menambahkan penjelasan satu ayat mengenai hukum, yakni Surat Al-Ma'idah Ayat 8.

Baca Juga : Pakai Baju Kumal nan Lusuh, Rasullullah Sebut Sosok Ini Pemimpin Perempuan Surga

"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil." (Al-Ma'idah :8)

"Di situ ada pesan yaitu tentang keadilan. Keadilan inilah yang menurut saya harus dituangkan dalam hukum hukum publik dan juga hukum privat," ucapnya.

Hukum publik yaitu mengatur hubungan antara negara dengan warga negara. 

Sedangkan hukum privat, mengatur hubungan antara individu dengan individu yang lain.

"Dan esensi hukum Islam yang ada di dalam Alquran adalah keseimbangan hak dan kewajiban secara adil, tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang merasa dipaksakan. Sama-sama ridho," imbuhnya.

Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Malang Dr Zaenul Mahmudi MA menyampaikan bahwa seharusnya hukum mengandung 3 hal, yakni keadilan, kemaslahatan, dan kebijaksanaan.

"Kebijaksanaan ini yang kemudian menjadi penting bahwa tidak semua hukum itu cocok untuk masyarakat, di dalam penerapannya harus mikir bagaimana masyarakat itu bisa menerima atau belum. Kalau dalam bahasa Jawanya, bener tur pener," papar Dosen Fakultas Syariah tersebut.

Jadi, arah hukum harus benar-benar untuk keadilan dan kemaslahatan yang memang itu dibutuhkan oleh semua orang.

Keempat dosen di atas menjadi narasumber dalam diskusi tematik "Al-Qur'an dan Hukum" pada acara Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang. Acara yang disiarkan setiap hari ini digelar di hall Rektorat UIN Malang. 

Jumlah peserta yang datang terbatas dan tetap memperhatikan physical distancing. 

Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg bertindak langsung sebagai host.

"Ternyata hukum yang digali dari Alquran itu adalah untuk kemaslahatan manusia itu sendiri. Untuk melindungi hak, untuk melindungi kewajiban, dan tidak ada kesulitan di dalamnya," pungkas Prof Haris menyimpulkan.

 

Topik
MalangBerita MalangBerita Hari IniUIN MalangProfesor UIN MalangProf Dr Mohamad Nur Yasin SH MAgHukum AllahHukum di Dunia yaitu Hukum Allah
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru