MALANGTIMES - Persebaran Covid-19 telah menjangkau wilayah Kecamatan Ngantang. Wilayah dengan geografis dekat dengan Kota Batu dan Kabupaten Kediri yang notabene kedua daerah tersebut telah memiliki pasien positif Covid-19. Yakni, Kota Batu 3 (tiga) pasien, sedangkan Kabupaten Kediri 25 pasien.
Baca Juga : Pasien Covid-19 Bertambah Jadi 28 Kasus, Bupati Sanusi Minta Warga Segera Lapor
Lokasi Ngantang itu pula yang membuat pemerintah Kabupaten Malang pun terus mengantisipasi penyebaran virus covid-19. Baik melalui berbagai kegiatan di lapangan hingga meluruskan berbagai kabar yang beredar di masyarakat.
Seperti, beredarnya kabar bahwa terdapat seorang dokter di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, terkonfirmasi positif Covid-19 dan sempat membuka praktek dokter.
Kabar ini pun dibantah dengan tegas oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo.
“Tidak benar (dokter positif Covid-19 sempat membuka praktek), dan saya sendiri kemarin yang mewawancarai yang bersangkutan,” tegasnya saat dikonfirmasi pewarta, Senin (27/4/2020) sore tadi.
Arbani memberikan penjelasan terkait kondisi dokter tersebut beserta suami yang berstatus sebelumnya yakni ODP (Orang Dalam Pemantauan). Kondisi dokter dan suaminya untuk saat ini masih sehat dan tidak mengalami sakit.
“Dokter tersebut sudah di swab test hasilnya belum keluar. Suami hasil swabnya sudah negatif,” ungkapnya.
Arbani juga menegaskan, bahwa yang bersangkutan dokter dan suami tidak dirawat di Rumah Sakit karena memang tidak sakit. Serta hasil tes swab dari suami menunjukkan hasil negatif. Mengenai kluster, Arbani menyebutkan bahwa tidak diketahui.
Baca Juga : Pernah Berpergian ke Surabaya, Satu Warga Trenggalek Positif Covid-19
“Sumber tidak diketahui. Suami hanya rapid hasilnya ‘reaktif’, swab tesnya negatif,” sebut Arbani yang juga sebagai dokter gigi ini.
Terkait data yang terupdate pada laman satgascovid19.malangkab.go.id terdapat pasien positif Covid-19 yang statusnya untuk saat ini dirawat. Arbani juga mengungkapkan bahwa yang bersangkutan bukan termasuk kluster Sukolilo.
“Bukan, dan orangnya dirawat di Rumah Sakit Karsa Husada. Bukan kluster Sukolilo juga,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini berdasarkan laman resmi satgascovid19.malangkab.go.id wilayah Kecamatan Ngantang secara akumulatif memiliki daftar ODR (Orang Dalam Resiko) 109 orang, ODP (Orang Dalam Pemantauan) 15 orang, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 9 (sembilan) pasien dan terkonfirmasi positif Covid-19 ada 1 (satu) pasien yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Karsa Husada Batu.
