Ilustrasi Puasa (Foto:  Hackensack Meridian Health)
Ilustrasi Puasa (Foto: Hackensack Meridian Health)

MALANGTIMES - Suasana bulan Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya wabah Covid-19.

Baca Juga : Bau Mulut Saat Puasa? Yuk Ikuti Cara Rasulullah SAW untuk Menghilangkannya

Khususnya di Indonesia, hingga kini penyebaran penyakit Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Lalu benarkah dengan berpuasa bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia? 

Dijelaskan oleh dr Heri Munajib bagian pusat data, dan informasi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PP PDNU), hal itu disebakan mobilitas orang yang berada di luar rumah jauh lebih sedikit.

Alasannya, beberapa orang yang menjalankan puasa tidak keluar rumah untuk menghabiskan energi dan tenaganya.

Puasa selain bisa meningkatkan kekebalan imunitas, juga diyakini membuat orang lebih patuh mengikuti aturan pemerintah untuk tetap di rumah.

Lebih lanjut, Heri berharap agar hal tersebut benar-benar bisa menurunkan angka penyebaran Covid-19. 

Mengenai bulan puasa di tengah wabah ini, berbagai imbauan pun tentu saja membuat momen-momen yang sudah dinantikan di setiap Ramadan terpaksa tidak dilakukan.

Baca Juga : Jajan Street Food Rawan Kena Covid-19, Benarkah?

Meski begitu, tentunya seluruh umat Islam harus wajib menjalankan ibadah puasa dengan baik di tengah pandemi Covid-19 ini.

Lantas bagaimana kiat puasa tetap aman saat wabah Covid-19? 

Dikatakan oleh pakar di Universitas Sussex, dr Jenna Maccionchi, seseorang membutuhkan banyak energi untuk memerangi infeksi virus Covid-19.

Sehingga, penting bagi mereka yang berpuasa untuk mendapat kalori yang cukup saat sahur dan berbuka.

Seperti makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin C dan zat besi.

Baiknya makanan untuk sahur dan berbuka banyak sayuran, buah, kacang-kacangan dan polong-polongan.