Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes (Ist)
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes (Ist)

MALANGTIMES - Berlakunya program asimilasi atau pembebasan bersyarat para narapidana, langsung atau tak langsung telah membuat street crime atau kejahatan jalanan di Kota Malang mengalami peningkatan.

Terbukti, sebelumnya napi asimilasi bernama Faizal, warga Kabupaten Malang, residivis curanmor kembali kambuh melakukan aksinya mencuri motor (12/4/2020). Selain itu, aksi penjambretan juga terjadi di Jalan Ngantang, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

Baca Juga : Jambret Mulai Marak, Korbannya Para Ibu yang Sedang Belanja

Kemudian, aksi curanmor kembali terjadi di Perum PNS RT 7, RW 5 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang (13/4/2020). Di wilayah Landungsari, seorang laki-laki mencuri bahan sembako dari sebuah toko (13/4/2020). Belum cukup, hari ini, kejahatan jalanan seperti jambret juga terjadi lagi di kawasan Jalan Sigura-gura, Lowokwaru, Kota Malang.

Seorang ibu-ibu yang akan belanja, menjadi korban penjambretan. Dompet miliknya berisi dokumen pribadi dan sejumlah uang berhasil dibawa kabur pelaku.

Adaya peningkayan kejahatan jalanan itu dibenarkan oleh Waka Polresta Malang Kota AKBP Setyo Koes. Dirinya menyebut, usai terlaksananya asimilasi terjadi peningkatan tindakan kriminalitas jalanan. Baik itu jambret, curanmor maupun kejahatan lainnya.

"Ini gambaran yang ada saat ini. Setelah ada asimilasi kriminalitas pada minggu ini meningkat, baik itu jambret, curanmor dan curat serta kejahatan jalanan lain," ungkapnya, (14/4/2020)

Untuk itu, pihaknya berharap, agar dalam program asimilasi, pihak Kemenkumham bisa lebih selektif dalam memilih napi yang mengikuti program. Karenanya, pihaknya akan mengirimkan surat ke Kemenkumham terkait kebijakan asimilasi agar lebih selektif.

Baca Juga : Diduga Akibat Stroke, Tahanan Kasus Judi Polsek Klojen Meninggal Dunia

"Kami akan bersurat Kemenkumham terkait kebijakan asimilasi agar benar selektif.  Karena kalau kita lihat yang dikeluarkan pelaku street crime maka menimbulkan efek bagi kami dalam hal kamtibmas," ujarnya.