Ilustrasi puasa. (Foto:  Medical News Today)
Ilustrasi puasa. (Foto: Medical News Today)

MALANGTIMES - Tinggal hitungan hari, umat muslim akan segera menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.  

Namun, Ramadan tahun ini rupanya akan merasa berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Sebab, dunia tengah menghadapi  wabah virus corona atau covid-19.  Kendati demikian, ibadah puasa tentunya tetap akan berjalan.  

Terkait hal itu, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni'am mengimbau umat Islam agar tidak khawatir menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Asrorun Ni'am yang mengutip hadis Rasulullah menyebut bahwa puasa justru bisa membentengi diri dari covid-19.  

Ia menyarankan kepada umat Islam untuk tetap makan makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka puasa.  "Puasa Ramadan yang kita laksanakan benteng paparan covid. Aktivitas puasa menyebabkan kesehatan pada tubuh kita. Berpuasalah, niscaya melahirkan kesehatan," ucap Ni'am dalam siaran langsung yang ditayangkan akun Youtube BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Indonesia.  
 



Lebih lanjut, Ni'am menyebut pandemi covid-19 ini juga membawa hikmah bagi umat muslim dan bangsa Indonesia.  Yakni bisa berkumpul dan menjalankan ibadah bersama keluarga di rumah.  

Ni'am, yang kembali mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Rukhari dan Muslim, menyebut Rasulullah meminta umat beribadah di rumah agar kediaman mereka bercahaya, tak seperti kuburan.  "Hadis ini menekankan bagaimana covid-19 melahirkan hikmah bagi kita umat Islam, khususnya dan bangsa Indonesia secara umum, untuk kembali merekatkan tali kekeluargaan dan  kehidupan harmonis," ucapnya. 

Baca Juga : Menag Minta Tarawih Dilakukan di Rumah, Salat Id Ditiadakan, dan Halal Bihalal Online

 Ni'am juga meminta agar umat muslim melakukan silaturahmi tanpa bertemu langsung. Hal tersebut bisa dilakukan melalui media sosial.  

"Silaturahmi memang sangat dianjurkan. Dengan memanfaatkan teknologi, silaturahmi kita tetap bisa sangat erat, tanpa harus bertemu fisik," ujar Ni'am.