Penyaluran bantuan oleh Baitul Mal Ahad Pon untuk dhuafa dan anak yatim di RW 3 Kelurahan Pandanwangi, Kota Malang (Istimewa).
Penyaluran bantuan oleh Baitul Mal Ahad Pon untuk dhuafa dan anak yatim di RW 3 Kelurahan Pandanwangi, Kota Malang (Istimewa).

MALANGTIMES - Bermula dari perkumpulan istoghosah oleh bapak-bapak di Kelurahan Pandanwangi, Baitul Mal Ahad Pon akhirnya terbentuk kurang lebih enam bulan lalu. Meski masih seumuran jagung, lembaga amal yang bergerak untuk membantu masyarakat dhuafa dan anak yatim piatu itu kiprahnya sudah sungguh luar biasa.

Salah satunya tercermin dalam agenda menyampaikan bantuan bagi yatim piatu dan dhuafa di sekitar Kelurahan Pandanwangi yang digelar, Minggu (12/4/2020). Puluhan anak yatim piatu dan dhuafa mendapat uluran tangan dalam bentuk uang dan sembako.

Ketua Baitul Mal Ahad Pon, Abdur Rokhim menjelaskan, setiap bulan, Baitul Mal Ahad Pon selalu menyalurkan bantuan kepada sekitar 22 anak yatim piatu di Kelurahan Pandanwangi. Bantuan selalu diberikan dalam bentuk uang sebagaimana hasil donasi yang telah terkumpul selama satu bulan.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

"Awalnya yang dapat bantuan ada 23 anak yatim, namun kemarin ada yang meninggal dunia satu. Jadi sekarang tinggal 22 anak yatim," terangnya.

Konsentrasi pada anak yatim itu menurutnya menjadi komitmen pertama dan yang diutamakan Baitul Mal Ahad Pon. Namun dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang, penyaluran donasi pun diperluas hingga ke kalangan dhuafa.

Penyaluran bantuan untuk kaum dhuafa diberikan dalam bentuk sembako berupa beras, minyak goreng, mie instant, serta gula. Bantuan tersebut diberikan secara langsung secara keliling oleh anggota Baitul Mal Ahad Pon dan jamaah istoghosah.

"Bantuan langsung diberikan setelah kami melakukan pendataan terlebih dulu," terangnya.

Bukan hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk sembako dan uang kepada anak yatim piatu saja, sebelumnya Baitul Mal Ahad Pon juga turut berperan dalam memutus mata rantai perkembangan Covid-19.

Salah satunya dengan turut serta menyemprot disinfektan di mushala lingkungan RW 03 Kelurahan Pandanwangi. Selain itu juga membagikan sabun cuci tangan gratis dan hand sanitizer ke Masjid dan Mushala di sekitar perkampungan.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

"Kami juga mengadakan khitanan massal untuk anak yang kurang mampu. Kami juga sedikit partisipasi dalam rehabilitasi masjid melalui program 100 sak semen pada Januari dan Februari lalu," tambah Sekretaris Baitul Mal Ahad Pon, Adji Wijaya.

Meski mencari donatur tidak mudah, menurutnya saat ini sudah ada donatur tetap yang menyalurkan hartanya. Bukan hanya dari Kota Malang saja, donatur juga berasal dari beberapa kota besar di Indonesia.

Baitul Mal Ahad Pon ini sendiri sudah mendapat banyak apresiasi dari masyarakat. Salah satunya dari Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang melaunching Baitul Mal Ahad Pon beberapa saat lalu.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu pun berharap agar Baitul Mal Ahad Pon menjadi salah satu percontohan Baitul Mal di area perkampungan. Sehingga mampu menjadi contoh yang baik dan senantiasa gotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan.

Keberadaan Baitil Mal Ahad Pon itu diharapkan bisa ditiru oleh seluruh kelurahan di Kota Malang. Sehingga, masyarakat yang membuahkan akam senantiasa mendapat bantuan lebih banyak lagi.