Mahasiswa asing yang belajar di UIN Malang mengisi kegiatan dengan berolahraga. (Foto: Humas)
Mahasiswa asing yang belajar di UIN Malang mengisi kegiatan dengan berolahraga. (Foto: Humas)

MALANGTIMES - Sejak kasus mewabahnya Covid-19, UIN Malang langsung sigap mensterilkan semua kegiatan yang ada di lingkungan kampus. Termasuk semua kegiatan yang dilakukan di ma'had, baik itu taklim maupun shobahullunggoh.

Seluruh mahasiswa kuliah online dari rumah. Akan tetapi, khusus bagi mahasiswa asing tidak diperkenankan untuk kembali ke kampung halamannya. Mereka harus tetap tinggal di asrama selama masa karantina berakhir. Meski demikian tetap saja suasana kampus amat sepi.

Baca Juga : Masih Siaga Covid-19, UB Mudahkan Proses Daftar Ulang Mahasiswa Baru

Fadil, mahasiswa asal Sudan menuturkan, semenjak diberlakukannya surat edaran dari rektor UIN Malang ia tidak diperkenankan untuk kembali ke kampung halamannya.

"Saat ini kami masih di ma'had. Tidak boleh ke mana-kemana untuk menjaga agar penyebaran Covid-19 di lingkungan UIN Malang," tuturnya.

Masih menurut mahasiswa jurusan Farmasi semester 6 tersebut, selama dikarantina di mahad, ia beraktivitas seperti biasanya di dalam kampus.

"Untuk menjaga kebosanan di kamar, setiap pagi dan sore kami melakukan olahraga di lapangan UIN Malang guna menjaga kebugaran tubuh agar terhindar dari virus corona," imbuhnya.

Sementara itu, mahasiswi asal Kamboja, Lin Nur Halisah mengungkapkan, selama tinggal di kampus ia merasa kesepian.

"Biasanya kampus yang ramai dengan mahasiswa, sekarang sepi, teman-teman banyak yang pulang ke rumahnya masing-masing karena mungkin takut tertular virus," katanya.

Baca Juga : Tatkala Tiba-tiba Ada Orang Kejang di Kampus UIN Malang

la berharap semoga wabah Covid-19 yang menyerang negeri ini segera berkahir.

"Sehingga kami bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala, tidak takut dengan virus Iagi," ucap dia penuh harap.