Jasad korban yang tenggelam karena terbawa arus saat dievakuasi petugas gabungan.
Jasad korban yang tenggelam karena terbawa arus saat dievakuasi petugas gabungan.

MALANGTIMES - Nasib naas dialami Tukimin, warga Dusun Jetis, Desa Mukiran, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Pria 48 tahun itu ditemukan meninggal dunia akibat terseret ombak di Teluk Kletakan yang terletak di kawasan Pantai Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Kamis (9/4/2020).

”Informasinya korban terseret ombak saat mencari kerang di sekitar lokasi kejadian,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang Mudji Utomo.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Insiden laka laut itu, lanjut Utomo, terjadi pada Rabu (8/4/2020) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Sedangkan yang mengetahui pertama adalah salah satu warga setempat bernama Welas.

Siang itu, saksi sempat melihat korban sedang mencari kerang di sekitar lokasi kejadian. Mungkin karena kurang berhati-hati, Tukimin tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke perairan Teluk Kletakan sebelum akhirnya hilang digulung ombak.

Mengetahui kejadian tersebut, wanita 35 tahun itu bergegas melaporkannya ke perangkat desa setempat. Mendapat laporan, petugas gabungan dari PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, anggota Polri dan TNI, serta beberapa relawan diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Namun hingga kemarin malam (Rabu 8/4/2020) sekitar pukul 19.25 WIB, keberadaan korban belum ditemukan. Akhirnya pencarian terpaksa dihentikan,” ungkap Utomo.

Keesokan harinya (Kamis 9/4/2020), sekitar pukul 07.00 WIB, pencarian kembali dilanjutkan. Dengan dibantu warga dan nelayan setempat, petugas gabungan yang saat itu melakukan pencarian dengan mengendarai perahu sempat kewalahan mencari keberadaan korban.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Hingga akhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa personel  yang melakukan penyelaman berhasil menemukan keberadaan jasad Tukimin. ”Tubuh korban ditemukan pada jarak sekitar 5 meter dari lokasi kejadian, dengan kedalaman sekitar 30 meter di bawah perairan,” terang Utomo.

Dengan mengendarai ambulans, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka sekaligus kediaman keluarganya di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

”Keluarga korban menolak  jenazah diotopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Saat ini sedang dilakukan pemakaman. Rencananya almarhum akan disemayamkan di pemakaman umum yang ada di Desa Pujiharjo,” tutup Utomo.