Kondisi jenasah ketika dievakuasi menggunakan mobil ambulan sesaat sebelum dimakamkan (Foto : Koramil Singosari for MalangTIMES)
Kondisi jenasah ketika dievakuasi menggunakan mobil ambulan sesaat sebelum dimakamkan (Foto : Koramil Singosari for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sekitar 3 orang petugas medis yang mengenakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) terlihat mendatangi kawasan pinggir Jalan Raya Singosari, Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (7/4/2020).

Dengan cekatan, para petugas medis itu kemudian bergegas mengangkat jenasah seorang pria kedalam mobil ambulan.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Dari data yang dihimpun media online ini, jenasah pria yang dievakuasi petugas medis dengan mengenakan pakaian APD lengkap dengan kaca mata khusus itu, merupakan jenasah korban yang ditemukan meninggal dunia secara mendadak, Selasa (7/4/2020).

”Berdasarkan keterangan dari pihak medis Puskesmas Singosari, yang bersangkutan meninggal diduga karena Serangan Jantung,” kata Danramil 0818/26 Singosari, Kapten Arm Abd Kodir, sesaat setelah mendatangi lokasi kejadian, Selasa (7/4/2020).

Dijelaskan olehnya, identitas jenasah yang diduga meninggal karena serangan jantung itu bernama Yanto warga Jalan Randuagung, Karang Kunci, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

”Korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia sekitar jam 08.30 WIB,” sambung Kodir.

Kejadian penemuan mayat itu, diketahui pertama kali oleh Sarianto warga Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Saat itu, kakek 60 tahun tersebut merasa curiga karena hingga menjelang siang korban tak kunjung beranjak dari dalam tenda miliknya.

Maklum saja, semasa hidupnya korban memang bekerja sebagai tukang parkir. 

Dimana sejak pagi hari, pria 44 tahun itu sudah bergegas mencari nafkah dengan menjadi juru parkir.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Namun berbeda dengan hari ini (Selasa 7/4/2020), hingga pukul 08.30 WIB korban tak kunjung beranjak dari dalam tenda. 

”Saksi sempat mengira jika korban sedang tertidur, namun saat dibangunkan ternyata korban sudah meninggal dunia,” ungkap Kodir.

Mengetahui hal itu, Sarianto bergegas melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat. 

Mendapat informasi adanya penemuan mayat, petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Singosari, Muspika, perangkat desa, petugas medis, Dinsos (Dinas Sosial) Kabupaten Malang, dan PMI (Palang Merah Indonesia) dikerahkan ke lokasi kejadian, untuk mengevakuasi jasad korban.

”Jenazah kami makamkan di salah satu TPU (Tempat Pemakaman Umum) yang ada di Singosari pada siang hari tadi, sekitar pukul 12.15 WIB,” tutup Danramil 0818/26 Singosari kepada media online ini.