Ilustrasi.(Foto : Ist/Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Goggle Images)

MALANGTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar memastikan pihaknya telah menelusuri orang-orang yang pernah kontak erat dengan Kepala Kemenag Kota Blitar, Solekan (53).  Kepala Kemenag Kota Blitar dinyatakan meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Jumat (3/4/2020) lalu.

Dinkes Kabupaten Blitar fokus melalukan penelusuran wilayah tempat tinggal pejabat Kemenag tersebut di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Termasuk, seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

"Jadi pasien ini meskipun merupakan Kepala Kemenag Kota Blitar namun domisilinya di Kabupaten Blitar, jadi kami juga melakukan penelusuran siapa saja yang pernah berkontak dengan pasien. Ada delapan orang telah kita lakukan rapid test dan hasilnya negatif semua," ungkap Krisna Yekti, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Senin (6/4/2020).

Sementara, Dinas Kesehatan Kota Blitar juga memetakan orang yang pernah melakukan kontak erat dengan Kepala Kemenag. Utamanya, para pegawai Kantor Kemenag Kota Blitar.

Satgas Dinkes Kota Blitar, Didik Jumianto mengatakan, tim mendata ada 17 orang di Kantor Kemenag Kota Blitar yang kontak dengan pasien. Mereka, para pegawai yang masuk terakhir pada 24 Maret 2020. 

"Termasuk driver almarhum juga kami pantau. Mereka masuk orang dengan risiko (ODR), meski tanpa gejala," katanya.

Kepada orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat ini, Dinkes melakukan safe monitoring.
Sejumlah orang yang masuk data kontak erat dengan pasien tetap bisa beraktivitas tetapi harus mematuhi pedoman pencegahan penyebaran virus Covid-19.

"Mereka harus pakai masker dan menerapkan physical distancing," tegasnya.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Untuk diketahui, PDP asal Kecamatan Ponggok ini meninggal pada Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Dia merupakan Kepala Kemenag Kota Blitar yang sempat mengikuti pelatihan petugas calon haji 2020 di Asrama Haji Sukolilo pada 9-18 Maret 2020.