Muslim Jerman saat mengabadikan momen ketika azan dikumandangkan menggunakan pengeras suara (screenshot video)
Muslim Jerman saat mengabadikan momen ketika azan dikumandangkan menggunakan pengeras suara (screenshot video)

MALANGTIMES - Bikin adem, azan dikumandangkan di Jerman untuk pertama kalinya sebagai bentuk solidaritas melawan covid-19. Padahal, melantunkan azan menggunakan pengeras suara pada dasarnya dilarang di Jerman, kecuali ada acara khusus.

Video yang memperdengarkan lantunan azan itu pun kini ramai diperbincangkam publik di media sosial. Salah satunya pesan singkat WhatsApp. 

Baca Juga : Pengantin 'Masker', Anak Kapolsek Beji Menyambut Hari Bahagia di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat banyak muslim yang memadati sebuah jalan dan merayakan suka cita mereka.

Mereka mengenggam smartphone sembari mengarahkan camera smartphone-nya ke arah sebuah bangunan yang kemungkinan besar adalah masjid tempat dikumandangkannya azan. Terlihat orang-orang tersebut sangat sumringah dan bahagia dengan azan yang dikumandangkan tersebut.

"Takbir, Allahhu Akbar," teriak pria yang terekam dalam video yang kini tengah ramai diperbincangkan tersbut.

Sementara itu, perempuan dari balik video viral tersebut terdengar sangat bahagia sekaligus terharu. 

Beberapa kali ia menyampaikan kalimat pujian dan takbir dengan penuh haru sekaligus bahagia.

Dilansir dari kbknews.id, disebutkan jika hampir 50 masjid di Jerman pada Jumat (3/4/2020) kumandangkan azan.

Baca Juga : Lagi Hits, Begini Tutorial Membuat Instagram Bingo

 Azan dilantunkan dari masjid milik kelompok Payung Turki-Muslim, The Turkish-Islamic Union of Religious Affairs (DITIB) dan the Islamic Society of National Vision (IGMG), asosiasi muslim terbesar di Muslim.

Lantunan azan tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas melawan covid-19. Azan yang dilantunkan menjadi bentuk dukungan umat Islam kepada masyarakat Jerman dalam melawan covid-19.

Jerman merupakan salah satu negara di Eropa yang turut terdampak pandemi covid-19. Hingga Jumat (3/4/2020), jumlah pasien meninggal dunia di Jerman meningkat menjadi 1.230 orang.