Djoko Susanto, sosok pengusaha dibalik berdirinya gerai-gerai Alfamart di Indonesia. (Foto: Istimewa)
Djoko Susanto, sosok pengusaha dibalik berdirinya gerai-gerai Alfamart di Indonesia. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Membuka lapangan usaha bisa jadi butuh tekad kuat. Terlebih menawarkan sesuatu konsep baru yang belum umum di masyarakat. Misalnya, keberadaan toko modern pada akhir dekade silam ketika masyarakat masih tak akrab dengan layanan self service.

Alfamart sebagai toko retail modern di Indonesia mempunyai peran penting dalam perputaran roda perekonomian di Indonesia. Khususnya dalam rangka pemenuhan segala macam kebutuhan pokok sehari-hari. 

Baca Juga : Panduan Berobat ke Melaka Malaysia, Destinasi Berobat Luar Negeri Favorit Orang Indonesia

Dalam kurun satu dekade lebih, Alfamart hadir di Malang Raya. Kepercayaan masyarakat yang meningkat pun menjadikan Alfamart terus berupaya memberikan kontribusi lebih. 

Salah satunya dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Dari awalnya sekitar 500 orang saja, kini telah lebih dari 5.000 warga Malang yang turut andil menjadi bagian keluarga besar Alfamart.

Adanya Alfamart tidak terlepas dari peran serta salah satu orang sukses di Indonesia, yakni Djoko Susanto.

Djoko Susanto merupakan sosok yang awalnya hanya pemilik toko kelontong biasa, akhirnya dapat membangun Alfamart bersama Putera Sampoerna yang dulunya medio tahun 80-90 an juga terkenal sebagai pengusaha rokok di Indonesia. 

Dahulu nama yang digunakan adalah Alfa Toko Gudang Rabat dan pada tahun 1994 resmi berganti nama menjadi Alfa Minimart. Banyaknya gerai-gerai Alfamart di Indonesia yang telah mencapai angka lebih dari 15.000 gerai, membuat Alfamart terus dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Sejarah Alfamart di Malang

Tak terkecuali untuk di Malang, Alfamart terus mengembangkan toko retail moderen ini hingga tersebar di seluruh wilayah Malang Raya. Perlu diketahui, Alfamart Malang merupakan pengembangan dari Alfamart Sidoarjo. Hal ini dikarenakan, semua gerai Alfamart di Jawa Timur di handle oleh Kantor Cabang Alfamart Sidoarjo. 

Tahun 2009 merupakan tahun-tahun dimana Alfamart Malang mulai menunjukkan kiprahnya. Bagaimana tidak, di tanggal 1 Maret 2009 resmi dibuka Kantor PT. Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Cabang Malang yang diberikan amanah untuk mengurus 50 gerai Alfamart yang tersebar di Malang Raya sebanyak 48 gerai, sedangkan di Blitar 2 gerai.

Pertama kali Kantor Alfamart Cabang Malang dibangun dan diresmikan, Tri Prasetyo lah yang ditunjuk sebagai nahkoda baru kantor Alfamart Cabang Malang, yang sebelumnya sebagai Deputy Branch Manager Alfamart Cabang Sidoarjo. Setelah di Bulan Maret diresmikan, Tri Prasetyo langsung menggeber di Bulan April untuk membangun tiga gerai baru, yakni di Kota Malang, Kabupaten Malang, serta Kabupaten Banyuwangi.

Tri Prasetyo (kiri) Pimpinan Alfamart Cabang Malang pertama.


Hingga sampai saat ini, Kantor Alfamart Cabang Malang diberikan amanah untuk meng-handle 400 lebih gerai Alfamat yang tersebar di Malang Raya, Kabupaten Trenggalek, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, serta sebagian gerai yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Saat pertama kali dibukanya Kantor Alfamart Cabang Malang hanya memiliki karyawan sekitar 500 sampai 750 orang. Namun sekarang, tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja di Alfamart Cabang Malang, dengan jumlah karyawan yang mencapai angka lebih dari 5 ribu karyawan. Ini memperlihatkan, bahwa Alfamart terus beraksi nyata dengan mengentaskan angka pengangguran, khususnya di Malang Raya.

Tri Prasetyo yang sekarang menjabat sebagai Operation General Manager PT. Sumber Alfaria Trijaya, dulunya merupakan pimpinan Kantor Alfamart Cabang Malang. Dirinya menuturkan bahwa kesuksesan Alfamart Cabang Malang dalam mengembangkan Alfamart memiliki beberapa cara dengan selalu melakukan pola komunikasi yang baik dan pengawasan harian, mingguan, hingga bulanan yang intens terhadap seluruh kinerja karyawan.

"Dari monitor itulah, kami akan bisa melakukan evaluasi soal kekurangan dan kelebihan untuk membuat planning ke depan," ujarnya.

Tri Prasetyo juga menambahkan bahwa komunikasi dengan Pemerintah setempat juga perlu dilakukan untuk kemajuan sebuah tempat usaha. "Sebagai stake holder, pemerintah berperan penting bagi kemajuan setiap usaha, termasuk Alfamart," tambahnya.

Alfamart Puncak Mandala Tidar, Episentrum Berjayanya Alfamart Malang

Jika kita mendengar pemukiman wilayah Tidar Kota Malang, kita akan membayangkan pemukiman yang berada di dataran tinggi Kota Malang yang memiliki udara sejuk untuk bersantai dan berbincang bersama keluarga dan teman. Disanalah tempat dibangunnya pertama kali gerai Alfamart di Kota Malang dengan nama Alfamart Puncak Mandala pada 5 April 2009. Kita akan disuguhkan jalanan yang tampak sejuk diiringi pepohonan yang rindang. Jika kita dari Jalan Ijen langsung saja mengarah ke Jalan Retawu disamping Musium Brawijaya, melewati Jalan Bondowoso, lalu mengarah ke Barat menuju perempatan Galunggung dan memasuki wilayah Jalan Raya Tidar. 

Alfamart Puncak Mandala Tidar

Lurus terus kearah Barat kita disuguhkan tampak rumah-rumah berjejer, melewati salah satu kampus, sedikit jalan yang menanjak menghantarkan kita ke salah satu gerai Alfamart pertama kali di Kota Malang yang berada di sebelah kanan jalan. Bangunan yang kurang lebih memiliki ukuran dengan panjang sekitar 22 meter dan lebar sekitar 10 meter membuat terlihat jelas posisi gerai tersebut disamping rumah-rumah berjejeran.

Tampak juga penjual jus buah segar dengan gerobak semi permanennya yang disediakan tempat di pelataran Alfamart Puncak Mandala untuk menjual jus buahnya. Ini juga sebagai salah satu contoh Alfamart mendukung pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk tetap saling mendukung dalam segi usaha. Penjual jus buah tersebut menuturkan bahwa dengan diberikannya tempat di pelataran Alfamart, dirinya dapat menghasilkan keuntungan dengan pelanggan yang rata-rata tinggal di perumahan sekitar Tidar dan mendapat keuntungan yang lumayan cukup.

Alfamart Sultan Agung Kepanjen, Episentrum Kedua Berjayanya Alfamart Khususnya di Wilayah Kabupaten Malang 

Jika kalian dari Kota Malang mengarah ke Selatan dan menuju ke daerah Kepanjen dapat dipastikan kalian melewati Jalan Sultan Agung yang merupakan jalan poros di Kepanjen. Jika kalian melewati Jalan Sutan Agung tampak di sebalah kiri jalan sebuah gerai Alfamart dengan nama Alfamart Sultan Agung yang dibangun pada Bulan April 2009. Posisinya yang berdekatan dengan Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen membuat gerai ini menjadi ramai konsumen.

Konsumen tampak keluar masuk di gerai berukuran panjang 20 meter dan lebar sekitar 10 meter ini untuk membeli beberapa kebutuhan sehari-hari. Tak lupa juga terdapat seorang tukang parkir yang mencoba mengais rejeki dengan menjaga parkir di depan Alfamart Sultan Agung.

Alfamart Sultan Agung Kepanjen


Supeno namanya, yang bercerita mengenai kerjanya yang sudah dua berjalan tiga tahun menjadi tukang parkir di depan Alfamart Sultan Agung. Dirinya merasa terbantu dengan adanya Alfamart tersebut, karena dapat memperoleh rejeki dari para konsumen yang sedang berbelanja di Alfamart Sultan Agung.

Posisinya yang strategis juga berdekatan dengan Kantor Pemerintahan dan beberapa Dinas di Kabupaten Malang, membuat Alfamart Sultan Agung ini ramai tiap harinya dengan konsumen dari berbagai kalangan yang keluar masuk. 

Dengan banyaknya gerai-gerai selain Alfamart berdiri di wilayah Malang Raya, PT. Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Cabang Malang terus berusaha sekeras mungkin untuk mengambangkan Alfamart seluas-luasnya dan sebesar-besarnya dengan melibatkan pengusaha-pengusaha UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar lebih mudah memperoleh kebutuhannya dengan kondisi yang bersih, higienis dan harga yang tak kalah bersaing.