Oriental Melaka Straits Medical Centre. (Foto: mitramedis.com)
Oriental Melaka Straits Medical Centre. (Foto: mitramedis.com)

MALANGTIMES - i>Ada Mbah Dukun
Sedang ngobatin pasiennya
Konon katanya
Sakitnya karena diguna-guna

Sambil komat-kamit mulut Mbah Dukun baca mantra
Dengan segelas air putih lalu pasien disembur!

Baca Juga : Kalindra Apartemen Paling Layak Bagi Kaum Menengah ke Atas di Malang

Masih ingat dengan lagu fenomenal yang dinyanyikan oleh musisi Alam itu? Lagu dangdut metal yang amat populer di tahun 2000-an silam ini menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Indonesia pernah lekat dengan praktik perdukunan. Berobat ke Dukun merupakan hal yang biasa dulu. Terutama, bagi mereka mereka yang tinggal di kampung yang jauh dari peradaban modern.

Namun, seiring perkembangan zaman dan pesatnya pembangunan, kini masyarakat lebih mudah menjangkau rumah sakit. Sebagian besar masyarakat pun punya rumah sakit favoritnya sendiri-sendiri. Pelayanan, fasilitas, kualitas pengobatan, hingga biaya menjadi aspek yang penting di mata mereka.

Soal berobat, masyarakat kita kini tak hanya terpaku pada rumah sakit dalam negeri saja. Faktanya, banyak juga orang Indonesia yang berobat hingga luar negeri. Dalam hal ini, berobat ke negeri jiran Malaysia menjadi salah satu yang paling banyak diminati. 

Menurut hasil riset Patients Beyond Borders, Malaysia dan Singapura menjadi tujuan utama pasien asal Indonesia untuk berobat.

Malaysia merupakan salah satu destinasi utama bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan wisata medis. Negara tetangga yang jaraknya cukup dekat dengan tanah air ini memiliki sederet rumah sakit dengan fasilitas dan teknologi terbaik di dunia. Didukung dengan dokter-dokter serta perawat professional yang terampil dan berpengalaman, tidak heran jika rumah sakit di Malaysia menjadi jujugan pasien-pasien di seluruh belahan dunia. 

Banyak orang bilang, berobat ke Malaysia yang paling bagus itu ada di Kota Melaka. Rumah sakit di Melaka diyakini memiliki standar pelayanan rumah sakit yang sangat memadai, peralatannya lebih canggih, dokternya pun mumpuni, serta diagnosisnya tepat. Soal pelayanan, fasilitas, kualitas pengobatan, biaya, dan bahkan kepercayaan, rumah sakit di Melaka memang menjadi yang terbaik di mata banyak pasien.

Namun bagi yang belum pernah ke sana tentu bingung, apa saja yang perlu dilakukan untuk berobat ke sana? Berikut panduan yang bisa diikuti.

1. Pilih Rumah Sakit dan Tujuan

Mahkota Medical Center. (Foto: Dok. Mahkota)

Di Melaka, ada beberapa rumah sakit populer, antara lain Mahkota Medical Centre, Pantai Hospital Ayer Keroh, Oriental Melaka Straits Medical Centre, dan Putra Specialist Hospital. Pilihlah sesuai keluhan yang dialami.

a. Rumah Sakit Mahkota Medical Centre adalah rumah sakit rujukan utama di Melaka. Mahkota sudah dikenal luas oleh orang Indonesia (terutama dari daerah Sumatera seperti Pekanbaru, Dumai, Palembang, Jambi, dan Padang) sejak 15 tahun lalu.

Dengan dukungan lebih dari 90 dokter spesialis senior yang ada, Mahkota unggul dalam menangani kasus-kasus berikut :

- Jantung
- Bedah jantung
- Kanker
- Saraf
- Spine (tulang belakang)
- Lutut (ganti sendi lutut, nyeri lutut)
- Pencernaan (GERD, mual, batu ginjal, batu empedu, sirosis)
- Urologi
- Kandungan (termasuk untuk IVF)

Mahkota terletak di pusat kota Melaka sehingga di sekitar rumah sakit terdapat banyak pilihan akomodasi (mulai dari hotel budget hingga bintang 5) serta pusat kuliner. Selain itu, Melaka juga merupakan surganya pusat kuliner di Malaysia.

b. Pantai Hospital Ayer Keroh 

Pantai Hospital Ayer Keroh atau yang sering disebut Pantai Hospital Melaka adalah rumah sakit yang baru saja membuka diri kepada pasien asing, terutama dari Indonesia. Tidak heran belum banyak yang mengenal RS ini.

Demi menarik pasien datang, RS Pantai memberikan service lebih, yaitu gratis jemputan dari dan ke hotel selama proses pengobatan (selama shuttle tersedia).

Dengan dukungan lebih dari 80 dokter spesialis senior yang ada, Pantai Hospital unggul dalam menangani 3 kasus berikut.

- Ortopedi
- Kanker
- Hati

c. Oriental Melaka Straits Medical Centre

Oriental Melaka Straits Medical Centre adalah rumah sakit baru pesaing (Oriental berdiri sejak 2014) RS Mahkota karena keduanya berlokasi di pusat kota Melaka dan sama-sama fokus melayani asing terutama dari Indonesia.

Dengan dukungan lebih dari 40 dokter spesialis senior yang ada, Oriental unggul dalam menangani kasus ortopedi dan jantung.

d. Putra Specialist Hospital 

Baca Juga : Apartemen The Kalindra Malang Punya Studio Terluas dengan Harga Termurah

Putra Specialist Hospital adalah rumah sakit yang cukup banyak dikunjungi orang Indonesia karena biaya berobatnya yang terjangkau.

Dengan dukungan lebih dari 64 dokter spesialis senior yang ada, Putra Hospital unggul dalam menangani 3 kasus berikut.

- Ortopedi
- Urologi
- Kandungan

2. Minta Perkiraan Biaya Berobat

Ilustrasi biaya berobat. (Foto: HaloMoney)

Adanya anggapan biaya medis di luar negeri yang mahal sering dikhawatirkan banyak orang. Bahkan, tak jarang beberapa orang enggan untuk pergi ke rumah sakit di luar meski butuh penanganan dengan teknologi canggih. Padahal, meski kualitas rumah sakit di Melaka amat baik dengan teknologi canggih dan dokter yang handal, biaya yang dikeluarkan nyatanya cukup terjangkau.

Anda bahkan bisa meminta perkiraan biaya berobat, cukup dengan mengisi form yang tersedia di https://www.berobatkemelaka.com/. Layanan ini bebas biaya!

3. Buat Janji Konsultasi 

Ilustrasi konsultasi dengan dokter. (Foto: istimewa)

Jangan sampai sudah telanjur ke sana namun dokter yang dituju tidak ada di tempat. Jadi, pastikan sudah buat janji sebelum berangkat agar bisa pastikan dokter yang dituju ada di tempat pada hari H).

Jadwal Praktek dokter di Melaka umumnya Senin - Jumat (08.00 - 17.00) dan Sabtu (08.00 - 12.00). Biaya konsul dokter antara RM 100 - 300. Anda dapat menghubungi nomor ini 02158351522 jika butuh rekomendasi dokter.

4. Beli Tiket dan Hotel

Ilustrasi pesan tiket pesawat. (Foto: Shutterstock)

Saat memutuskan untuk berobat ke luar negeri, tentu Anda membutuhkan tempat istirahat di sana dan tiket penerbangan.

Maskapai yang melayani penerbangan ke Malaysia, di antaranya Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, KLM, Lion Air, Jetstar, dan Scoot.

Nominal harga tiketnya beragam, menyesuaikan pada waktu penerbangan, asal keberangkatan, dan pilihan maskapainya. Kisaran harga tiket pesawat dari Jakarta ke Kuala Lumpur, misalnya, kurang lebih Rp525.000–Rp1.500.000 per orang.

Selain tiket penerbangan, Anda juga perlu memilih tempat istirahat. Pilihlah hotel yang lokasinya dekat dengan rumah sakit Anda agar Anda juga menghemat biaya transportasi. Untuk fasilitas yang mumpuni dan kenyamanan lebih, pilihlah hotel berbintang 3 atau 4.

5. Bawa Rekam Medis yang Ada 

Rekam medis. (Foto: istimewa)

Rekam medis Anda di Indonesia juga penting untuk dibawa. Dengan begitu, dokter bisa tahu kondisi Anda saat ini dan bisa melanjutkan pemeriksaan yang dibutuhkan, tidak perlu mengulang dari awal.

Dokumen rekam medis yang perlu dibawa di antaranya informasi hasil diagnosis; riwayat penyakit dan alergi; daftar obat yang rutin dikonsumsi; serta hasil tes darah, radiologi, CT scan dan pencitraan medis lain. 

Memang, tak sedikit orang Indonesia yang rela berobat ke Melaka demi kualitas perawatan yang lebih baik, mendapatkan dokter yang paling cocok, serta mampu mendiagnosis secara tepat. Nah, agar lebih mudah pergi berobat ke rumah sakit di Melaka, Malaysia, Anda bisa mengunjungi situs berobatkemelaka.com.

Situs berobatkemelaka.com adalah perwakilan resmi dari rumah sakit Melaka di Indonesia yang membantu ratusan pasien berobat ke sana tiap bulannya. berobatkemelaka.com membantu calon pasien soal rekomendasi rumah sakit dan dokter, perkiraan biaya berobat, membuat janji konsultasi, rekomendasi hotel, dan lain-lain. Layanan 100% bebas biaya!