Lanscape keindahan Taman Alun-Alun Bundar Kota Malang (Yogi Iqbal/MalangTIMES).
Lanscape keindahan Taman Alun-Alun Bundar Kota Malang (Yogi Iqbal/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Setiap 1 April, sederet perayaan untuk memperingati Hari Jadi Kota Malang tak pernah luput dilaksanakan. Namun tahun ini memang terasa jauh berbeda. Tak ada upacara ataupun pesta rakyat yang digelar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di usia Kota Malang yang menginjak ke 106 tahun, Kota Pendidikan ini tengah diuji dengan mewabahnya penyakit Covid-19. Jenis penyakit menular yang menyerang bagian pernapasan ini memang masih menjadi perhatian sejak awal Maret lalu di Indonesia, tanpa kecuali Kota Malang.

Data terbaru, ada empat pasien positif Covid-19 di Kota Malang. Tiga di antaranya telah dinyatakan sembuh total dan kini menjalani perawatan mandiri di rumah masing-masing. Sementara satu pasien lagi masih dalam proses perawatan dan terus menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Kondisi itu membuat Wali Kota Malang Sutiaji beberapa kali mengajak warganya untuk melaksanakan protokol kesehatan. Sederet upaya dilakukan untuk menekan perkembangan Covid-19. Di antaranya penerapan social distancing hingga phyisical distancing bersama seluruh jajaran samping dan Forkopimda.

"Kita patut bersyukur karena tiga pasien telah sembuh, tapi ada satu pasien tambahan yang sebelumnya tak terlacak," katanya.

Kondisi itu menurutnya harus membuat masyarakat tetap waspada. Karena virus tersebut dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Dia meminta agar masyarakat benar-benar menerapkan pola hidup sehat serta menjalankan protokol kesehatan yang ada.

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto sebelumnya menyampaikan, semua agenda yang dijadwalkan untuk perayaan HUT Kota Malang ke 106 akan dipending atau ditangguhkan terlebih dulu. Mulai dari agenda upacara di Stadion Gajayana Malang hingga agenda menarik lainnya.

Hal itu juga sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 1 Tahun 2020  kesiapsiagaan menghadapi Covid-19. Dalam SE tersebut, tertulis seluruh kegiatan yang menghadirkan kerumunan massa lebih dari 30 orang untuk ditiadakan sementara.

"Untuk seluruh rangkaian kegiatan HUT Kota Malang dipending dulu," katanya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Selain agenda upacara di Stadion Gajayana Malang, beberapa kegiatan Pemkot Malang yang telah diagendakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporapar) di antaranya Bulan Belanja Malang dan Festival Kajoetangan yang direncanakan digelar Maret lalu telah ditangguhkan.

Kemudian pada April ada Festival Batik, Festival Kampung Budaya, hingga Lomba Olahraga Tradisional untuk memeriahkan HUT Kota Malang ke 106. Namun seluruh agenda tersebut ditangguhkan terlebih dulu.

"Semua agenda tidak digelar. Karena ini masih dalam masa darurat Covid-19," tambahnya.