Sudah Siap Sambut Ramadhan? Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 24 April

Mar 09, 2020 07:52
Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang penetapan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1441 Hijriah. (Foto: muhammadiyah.or.id)
Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang penetapan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1441 Hijriah. (Foto: muhammadiyah.or.id)

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengeluarkan hasil perhitungan hisab yang setiap tahun dilakukan, untuk menentukan awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1441 Hijriah.

Dalam pengumuman resminya itu, PP Muhammadiyah menuliskan bahwa ijtimak awal Ramadhan akan dilaksanakan pada menjelang akhir bulan April. 

Baca Juga : Menag Minta Tarawih Dilakukan di Rumah, Salat Id Ditiadakan, dan Halal Bihalal Online

Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 01/MLM/I.0/E/2020 tentang Penetapan Hasil Hisab tersebut ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

"Ijtimak jelang Ramadhan 1441 H, terjadi pada Kamis Wage, 23 April 2020 M, pukul 09:29:01 WIB," demikian tertulis pada poin Ramadhan 1441 Hijriah.

Keterangan selanjutnya menjelaskan mengenai kondisi tinggi bulan saat terbenam matahari di Yogyakarta. 

"Tinggi bulan saat terbenam matahari (ø= -07°48' (LS) dan l = 110°21' BT) = +03° 53' 09" (hilal sudah wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulan di atas ufuk," tertulis dalam poin kedua.

Setelah melihat hasil perhitungan hisab tersebut pihak PP Muhammadiyah menetapkan bahwa awal Ramadhan di menjelang akhir Bulan April. 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat Kliwon 24 April 2020.

Untuk penentuan Bulan Syawal juga melalui perhitungan hisab yang dilakukan oleh PP Muhammadiyah, menghasilkan bahwa Ijtimak jelang Syawal 1441 H terjadi pada hari Sabtu Wage 23 Mei 2020 M pukul 00:41:57 WIB.

Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta, (ø= -07°48' (LS) dan l = 110°21' BT) = +06° 43' 31" (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulan di atas ufuk.

Dari hasil perhitungan tersebut, ditetapkan bahwa 1 Syawal 1441 H jatuh pada hari Ahad Kliwon 24 Mei 2020 M.

Baca Juga : NU-Muhammadiyah Sepakat Imbau Warga Kota Malang Ibadah di Rumah Saja

Mengenai penentuan bulan Zulhijah, PP Muhammadiyah juga menggunakan perhitungan hisab yang mengeluarkan hasil bahwa ijtimak jelang Zulhijah 1441 H terjadi pada hari Selasa Pon, 21 Juli 2020 M, pukul 00:35:48 WIB.

Untuk Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta, (ø= -07°48' (LS) dan l = 110°21' BT) = +07° 54' 32" (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu bulan di atas ufuk.

Berdasarkan perhitungan hisab ini, PP Muhammadiyah memutuskan bahwa 1 Zulhijah 1441 H akan jatuh di hari Rabu Wage, 22 Juli 2020 M.

Selain menetapkan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1441 H. PP Muhammadiyah juga menetapkan Hari Arafah dan Idul Adha. 

Untuk Hari Arafah bertepatan dengan tanggal 9 Zulhijah 1441 H yang jatuh pada hari Kamis Pahing 30 Juli 2020. Sedangkan Idul Adha yang bertepatan pada tanggal 10 Zulhijah 1441 H jatuh pada hari Jum'at Pon 31 Juli 2020 M.

Hasil-hasil tersebut dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Harapannya untuk dalam sidang Isbat nantinya, hasil perhitungan hisab yang dikeluarkan PP Muhammadiyah dapat menjadi pertimbangan. 

Jika nantinya saat memantau munculnya bulan dengan cara Rukyatul Hilal tidak begitu jelas mungkin pada saat awan mendung. Karena memang secara Ilmu Fiqih dalam penentuan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah dapat menggunakan dua cara yaitu, Perhitungan Hisab atau Rukyatul Hilal.

 

Topik
MalangBerita MalangMuhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 24 Aprilhasil perhitungan hisabKetua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat Kliwon 24 April 2020.

Berita Lainnya

Berita

Terbaru