Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melihat lokasi di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Senin (17/2/2020). (Foto: humas Pemkot Batu)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melihat lokasi di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Senin (17/2/2020). (Foto: humas Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Temuan adanya sumuran pada pelaksanaan eskavasi ke tiga oleh Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, membuat penasaran Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Dewanti pun langsung melihat lokasi, Senin (17/2/2020). 

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Dewanti menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata Kota Batu untuk terus berkomunikasi dengan BPCB Trowulan Jatim. Serta Kepala Desa Pendem untuk berkomunikasi dengan pemilik lahan situs Pendem ini.

“Kalau memang belum ada biaya untuk melakukan kelanjutannya, nanti bisa dianggarkan lewat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” ujar Dewanti. 

Sedangkan berdasarkan eskavasi pada temuan sumuran tersebut berbentuk segi empat berukuran 210 centimeter x 210 centimeter. dan tebal 9 centimeter pada Sabtu (15/2/2020) sore lalu. Dengan kedalaman 12 sap, ditambah penataan batu bata.

Setelah ditemukan sumuran situs Pendem, dipastikan terlihat jelas bangunan sebuah candi berukuran cukup besar, berkisar 7,5 meter x 7,5 meter. Temuan candi ini bisa menguak banyak kisah sejarah di Kota Batu termasuk keberadaan Prasasti Sangguran.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Dengan ditemukannya penemuan itu, berkaitan erat dengan prasasti Sangguran yang saat ini berada di Scotlandia di Lord Minto yang dihadiahkan oleh Raffles selaku gubernur Hindia saat itu. Mengingat prasasti Sangguran letaknya juga tak jauh dari situs Pendem.

Sementara itu, kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu Winarto menambahkan, bahwa akan ada penataan khusus pada kawasan situs itu. Dandan diperkirakan masih ada bangunan yang perlu di gali ke arah utara. “Pasti akan dilakukan penataan khusus, karena masih ada batu bata yang terlihat di area tersebut,” jelas Win.