Aktivitas atlet paralayang sedang berlatih di Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Aktivitas atlet paralayang sedang berlatih di Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kota Batu merupakan gudangnya para atlet paralayang berpotensi. Karena itu melalui Dinas Pariwisata Kota Batu mendapat bantuan dari Kementerian Pariwisata untuk pemberdayaan para pilot paralayang di Kota Batu.

Mereka akan memberikan bantuan agar bisa meraih lisensi terbang PL (Pilot)-1. “Bantuan ini diberikan oleh Kementerian Pariwisata untuk 30 daerah, salah satunya Kota Batu,” ucap Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

Anggaran yang disiapkan itu untuk pemberdayaan sekitar Rp 340 juta. Dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk 40 pilot di Kota Batu.

Melihat sejauh ini banyak pilot berbakat di Kota Batu, hanya saja mereka terkendala tidak memiliki lisensi. Kendalanya karena latar belakang ekonomi.

“Program ini sangat bagus dan berdampak positif bagi daerah yang memiliki destinasi wisata paralayang. Karena nantinya akan memberdayakan pilot paralayang yang berbakat yang belum memiliki lisensi," imbuhnya.

Menurutnya untuk mendapatkan lisensi PL-1 setidaknya uang yang dikeluarkan oleh pilot mencapai Rp 8,5 juta. Melihat dengan nominal tersebut, cukup mahal bagi masyarakat yang berlatar belakang ekonomi berkecukupan.

“Dengan nominal itu tentunya tidak sedikit. Sehingga semoga dengan bantuan ini bisa membantu untuk mempermudah proses lisensi pilot paralayang di Kota Batu,” tutupnya.