MALANGTIMES - Kali pertama sejak diselenggarakan pada 2016 lalu, Gramedia Science Day 2019 akhirnya digelar di Kota Malang. Mengusung tema yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, agenda yang baru saja dilaksanakan di Kota Pendidikan ini mendapat antusias luar biasa dengan jumlah peserta yang membludak.
Store Manager Gramedia Matos, Deddy Prihandoko menyampaikan, Kota Malang baru kali ini ditunjuk dalam agenda tahunan gerakan literasi tersebut. Jumlah pesertanya pun melebihi ekspektasi dan terpaksa harus dibatasi.
Baca Juga : Rekamjaya, Saat Rilis Fisik Masih Digandrungi Anak Muda
"Kami awal menargetkan 200 tim, namun peserta melebihi itu dan sempat harus kami batasi kuotanya," katanya pada MalangTIMES saat ditemui di sela agenda Gramedia Science Day yang digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Minggu (24/11/2019).
Deddy menjelaskan, agenda tahunan ini bertujuan menghidupkan generasi muda untuk memiliki kecintaan pada bidang sains dan ilmu pengetahuan. Sehingga, anak-anak dapat menjadi generasi pencipta dan bukan sekedar ikut-ikutan saja.
Dia menjelaskan, Kota Malang sebagai Kota Pendidikan tentu memang memiliki potensi yang amat besar. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak mampu meningkatkan keberanian dan kebersamaan dengan rekannya.
"Tentunya melahirkan generasi yang bisa terbuka dengan hal yang berbeda. Ini bukan hanya sekedar kompetisi kalah dan menang," paparnya.
Melalui kegiatan ini juga, diharapkan gerakan literasi dapat terus berkembang pesat. Terutama di era 4.0 seperti sekarang, di mana anak sudah mulai terkena dengan gadget. Selain itu, juga mengajak orang tua untuk menjalin kembali hubungan sosial dengan anak seperti dulu dan melek literasi lagi.
"Dengan gerakan literasi ini, kami harapkan mampu tumbuhkan minat baca yang banyak lagi," imbuhnya.
Ketua Pelaksana Gramedia Science Day 2019, Erna Kusumawati menambahkan, dari tahun ke tahun kegiatan Gramedia Science Day memang mengalami perubahan. Selain itu, konsep yang diusung pun berbeda di mana kompetisi dilaksanakan secara tim dan dikemas lebih menyenangkan.
Baca Juga : 6 Perintis Industri Musik di Indonesia, Mengudara Pasca Merdeka
Erna menjelaskan, tujuan diselenggarakan kompetisi secara berkelompok adalah untuk mengelola kerjasama tim yang baik dan benar. Sehingga anak-anak sejak dini sudah terbiasa untuk melakukan kerjasama tim yang baik.
"Jadi anak-anak sudah bisa mengelola kerjasama yang baik. Kompetisi yang digelar berkelompok, di mana satu kelompok terdiri dari tiga orang," imbuhnya.
Melihat antusias yang tinggi, diharapkan gelaran ini nantinya akan kembali dilaksanakan di Kota Malang. Sebagai informasi, kegiatan yang bekerja sama dengan UKM Penulis Universitas Negeri Malang ini juga juga menyuguhkan talkshow bagi orang tua berkaitan dengan gerakan literasi dan segala sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan anak-anak.
