Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Kembali Zonk, Pariwisata Kabupaten Malang Tak Masuk Juara API 2019

Penulis : Dede Nana - Editor : Nurlayla Ratri

24 - Nov - 2019, 20:28

Placeholder
Desa Ngadas sebagai nominasi dalam API 2019 harus kembali gigit jari karena kalah jumlah votingnya dengan destinasi sekategori (Ist)

MALANGTIMES - Ekspektasi besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjadikan sektor pariwisatanya bergaung di kancah nasional kembali kandas. Dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, prestasi Kabupaten Malang kembali terpuruk alias zonk.

Sementara di ajang yang sama, daerah serumpun Kabupaten Malang, yakni Kota Malang berhasil menyabet dua piala. Masing-masing posisi juara 3 untuk kategori Promosi Pariwisata Digital Terpopuler, serta Festival Pariwisata Terpopuler. 

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Hal ini ironis, pasalnya secara sumber daya alam, kabupaten terluas kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi ini memiliki potensi yang kaya. Belum lagi upaya promosi dan geliat atraksi wisata yang menelan anggaran besar, misalnya Malang Beach Festival. 

Ditambah lagi, jumlah lokasi wisata alam yang terserak, tak mampu menunjukkan eksistensinya dalam API 2019. Kegiatan tahunan tersebut, diusung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), bekerja sama dengan PT Ayo Jalan Jalan.

Tahun ini, Kabupaten Malang hanya berhasil finis di tingkat nominasi. Kondisi yang sama juga terjadi pada 2018 lalu. Artinya, selama dua tahun berturut-turut, wisata di Kabupaten Malang tak mampu menjuarai berbagai kategori yang dilombakan dalam API. 

Mengingat kembali, pada 2018 lalu ada dua destinasi wisata Kabupaten Malang masuk sebagai nominasi API. Yakni di kategori situs sejarah populer yaitu Candi Singosari dan Pantai Modangan untuk kategori olahraga dan petualangan terpopuler. Kedua objek wisata tersebut urung membawa pulang piala.

Sementara pada 2019 ini, kuantitas destinasi wisata Kabupaten Malang yang masuk radar kementerian semakin menyusut. Hanya satu nominasi unggulan di ajang API 2019, yaitu Desa Wisata Ngadas yang masuk dalam kategori Dataran Tinggi Terpopuler. Sayangnya, pemkab mesti kembali gigit jari.

Kegagalan di ajang nasional selama dua tahun berturut tersebut, tentunya menimbulkan pertanyaan publik. Pasalnya, pemerintah setempat sering mengunggulkan bahwa wisata Kabupaten malang telah menasional dan dikenal sampai mancanegara. 

Minimnya prestasi tersebut, seolah bertolak belakang dari pernyataan Pemkab Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang mengklaim telah berupaya keras mempromosikan berbagai eksotisme, keindahan serta berbagai kegiatan lainnya dalam menunjang salah satu program strategis Kabupaten Malang.

Padahal target tahun ini keluar sebagai juara, sempat disampaikan oleh Made Arya Wedanthara Kepala Disparbud Kabupaten Malang. "Tahun ini kita optimis jadi juara di API. Kita telah mempromosikannya secara langsung dalam setiap kegiatan maupun melalui media sosial resmi yang dimiliki oleh dinas," ucapnya beberapa waktu lalu saat Desa Ngadas masuk dalam nominasi API 2019.

Sayangnya, dengan rentang waktu dari 1 Juni sampai 31 Oktober 2019 lalu, ternyata pemilihan Desa Ngadas dalam API tak menghasilkannya menjadi juara. Di singkirkan oleh wisata Suligi Hill (Kab. Rokan Hulu) sebagai juara 1, Kawasan Wisata Baturaden (Kab. Banyumas) juara 2 dan Gunung Kerbau (Kab. Maluku Barat Daya) di posisi ketiga.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Secara jelas tersingkirnya Desa Ngadas dikarenakan saluran voting yang diklaim Disparbud Kabupaten Malang telah dipromosikan secara masif itu, ternyata bertepuk sebelah tangan. Atau memang saluran promosi yang selama ini dimiliki Disparbud tak efektif untuk membuat masyarakat khususnya di Kabupaten Malang ikut serta dalam memilih Desa Ngadas sebagai juara di kategori dataran tinggi terpopuler di API.

Hal ini belum terjawab oleh Disparbud Kabupaten Malang yang dihubungi MalangTimes melalui pesan WA, tapi belum memberikan jawaban sampai berita ditulis. Tapi, dengan pola penilaian voting masyarakat yang dipakai oleh penyelenggara API, maka dua tahun pariwisata Kabupaten Malang masuk nominasi, ternyata suara pemilihnya kalah dengan nominasi pariwisata daerah lainnya. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana API 2019 Muhammad Syafaat mengungkapkan terkait urgensitas API. Dia menjelaskan, ajang penghargaan pariwisata ini  telah membuat sektor pariwisata di Indonesia terus menggeliat. Bahkan, lanjutnya, daerah yang masuk nominasi API menjadi terkenal sekaligus kunjungan wisatawannya meningkat.

Selain hal itu melalui API, juga mampu melahirkan rasa kecintaan terhadap potensi daerahnya masing-masing. Dimana, tentunya mereka akan berupaya keras untuk mempromosikan sekaligus mengajak bersama-sama melakukan pemilihan terhadap destinasi wisata yang masuk nominasi di API.

"Untuk chanel vote yang digunakan api 2019 ini lewat YouTube, lewat sms voting, lewat aplikasi android. Ini agar masyarakat lebih banyak ruang untuk memilihnya, dibanding tahun lalunya," ucap Syafaat.

Berikut 18 kategori yang muncul di dalam API 2019 dan pemenangnya, plus dua kategori tambahan yakni juara umum dan favorit.
Makanan Tradisional Terpopuler
– Juara 1 : Pelleng (Kab. Pakpak Barat)
– Juara 2 : Kue Talam Durian (Kota Pekanbaru)
– Juara 3 : Gulai Hitam (Kab. Tebo)
Minuman Tradisional Terpopuler
– Juara 1 : Sirup Pedada (Kab. Tanjung Jabung Timur)
– Juara 2 : Kawa Daun (Kab. Tanah Datar)
– Juara 3 : Sirup Aren (Kab. Lebak)
Promosi Pariwisata Digital Terpopuler
– Juara 1 : Palembang-Tourism.com (Kota Palembang)
– Juara 2 : IG @Jambi_Tourism (Provinsi Jambi)
– Juara 3 : Aplikasi Malang Menyapa (Kota Malang)
Wisata Halal Terpopuler
– Juara 1 : Masjid Al islam Muh. Cheng Ho (Kota Palembang)
– Juara 2 : Masjid Terapung Usman Al Khoir (Kab. Kayong Utara)
– Juara 3 : Pulau Penyengat (Kota Tanjungpinang)
Destinasi Belanja Terpopuler
– Juara 1 : Pasar Induk Kebun Sayur (Kota Balikpapan)
– Juara 2 : Pasar Hamadi (Kota Jayapura)
– Juara 3 : Kampung Boneka Cikampek (Kab. Karawang)
Cenderamata Terpopuler
– Juara 1 : Industri Kuningan Juwana (Kab. Pati)
– Juara 2 : Songket Unggan (Kab. Sijunjung)
– Juara 3 : Sebelik Sumpah (Kab. Sarolangun)
Olahraga & Petualangan Terpopuler
– Juara 1 : Panjat Tebing Gunung Mendalem (Kab. Pemalang)
– Juara 2 : Lari Tual Sagu (Kab. Kepulauan Meranti)
– Juara 3 : Parangtritis Sandboarding (Kab. Bantul)
Wisata Air Terpopuler
– Juara 1 : Cikadongdong River Tubing (Kab. Majalengka)
– Juara 2 : Cave Tubing Kalisuci (Kab. Gunung Kidul)
– Juara 3 : Sekonyer River Houseboat (Kab. Kotawaringin Barat)
Ekowisata Terpopuler
– Juara 1 : Mangrove Forest Park (Kota Langsa)
– Juara 2 : Pulau Lusi (Kab. Sidoarjo)
– Juara 3 : Kampung Flory (Kab. Sleman)
Dataran Tinggi Terpopuler
– Juara 1 : Suligi Hill (Kab. Rokan Hulu)
– Juara 2 : Kawasan Wisata Baturaden (Kab. Banyumas)
– Juara 3 : Gunung Kerbau (Kab. Maluku Barat Daya)
Atraksi Budaya Terpopuler
– Juara 1 : Tari Rentak Kudo (Kota Sungai Penuh)
– Juara 2 : Dayung Belang (Kab. Maluku Tenggara)
– Juara 3 : Sampan Lemper (Kab. Indragiri Hilir)
Situs Sejarah Terpopuler
– Juara 1 : Istana Raja Sisingamangaraja (Kab. Humbang Hasundutan)
– Juara 2 : Candi Plaosan (Kab. Klaten)
– Juara 3 : Rumah Bung Karno (Kab. Bangka Barat)
Kampung Adat Terpopuler
– Juara 1 : Jagoi Babang (Kab. Bengkayang)
– Juara 2 : Padang Ranah-Tanah Bato (Kab. Sijunjung)
– Juara 3 : Kampung Mancong (Kab. Kutai Barat)
Festival Pariwisata Terpopuler
– Juara 1 : Festival Karang Lintang (Kab. Bangka)
– Juara 2 : Festival Tapa Malenggang (Kab. Batanghari)
– Juara 3 : Malang Flower Carnival (Kota Malang)
Destinasi Kreatif Terpopuler
– Juara 1 : Rumah Alam Adventure Park (Kota Manado)
– Juara 2 : Pantai Tongaci (Kab. Bangka Barat)
– Juara 3 : Pasar Van Der Capellen (Kab. Tanah Datar)
Destinasi Unik Terpopuler
– Juara 1 : Kilometer Nol Indonesia (Kota Sabang)
– Juara 2 : Goa Mabala (Kab. Sabu Raijua)
– Juara 3 : Danau Kaolin (Kab. Bangka Tengah)
Destinasi Baru Terpopuler
– Juara 1 : Pule Payung (Kab. Kulon Progo)
– Juara 2 : Danau Love (Kab. Jayapura)
– Juara 3 : Tepian Bandar Sungai Jantan (Kab. Siak)
Surga Tersebunyi Terpopuler
– Juara 1 : Tansaran Bidin (Kab. Bener Meriah)
– Juara 2 : Pulau Mursala (Kab. Tapanuli Tengah)
– Juara 3 : Gulamo (Kab. Kampar)
Juara Terfavorit API Awards 2019
– Mangrove Forest Park (Kota Langsa)
Juara Umum API Awards 2019
– Provinsi Jambi

 


Topik

Pemerintahan Pariwisata-Kabupaten-Malang API-2019 Anugerah-Pesona-Indonesia Pemerintah-Kabupaten-Malang Malang-Beach-Festival Made-Arya-Wedanthara Disparbud-Kabupaten-Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Dede Nana

Editor

Nurlayla Ratri